digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Studi kelayakan diperlukan oleh investor, terutama sebagai inisiator, yang akan menghasilkan manfaat bagi seluruh komponen yang berkontribusi dalam investasi. PT XYZ akan menjadi fokus utama dalam makalah ini. PT XYZ adalah perusahaan yang didirikan pada 2005, bisnis ini terutama dalam operasi lapangan golf. Kondisi saat ini PT XYZ sangat menjanjikan, dengan reputasi yang baik dan penjualan adil, PT XYZ berkembang menjadi salah satu perusahaan golf dengan kesempatan besar. PT XYZ saat ini berencana untuk ekspansi bisnis dengan membangun sebuah lapangan golf. Lapangan golf proyek PT XYZ terletak di Bangka Belitung dan dengan itu, perlu pertimbangan banyak dari pandangan ekonomi dan pandangan lain karena juga akan berdampak pada pariwisata juga. Proyek ini diperlukan untuk menilai secara finansial, itu sebabnya studi kelayakan adalah sebuah kebutuhan harus dilakukan sebelum menyelesaikan proyek. Hal ini untuk menghindari risiko dalam mengambil atau mengembangkan proyek (merugi) tidak ekonomis. Modal penganggaran dengan menggunakan metode Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Periode (PP) sebagai indikator ekonomi yang digunakan dalam menganalisis kelayakan yang ada kriteria tertentu untuk menentukan apakah hal ini layak secara ekonomis atau tidak. Dalam melakukan penelitian, ada beberapa langkah dilakukan, mulai dari mengidentifikasi masalah, menentukan dasar-dasar teoritis untuk mendukung perhitungan dan analisis, pengumpulan data diperlukan data primer dan sekunder, menganalisis data, dan dalam kesimpulan akhir menghasilkan yang digunakan untuk saran kepada perusahaan. Hasilnya, setelah perhitungan dan analisis, lapangan golf adalah layak dan disarankan kepada perusahaan untuk mengembangkan proyek. Berdasarkan jumlah luas NPV positif sebesar Rp 141 miliar, nilai IRR yang lebih besar daripada tingkat diskonto perusahaan 17.30%, dan dengan Payback Period 13 tahun proyek harus diterima dengan beberapa perbaikan. Keyword: Lapangan golf, studi kelayakan, NPV, IRR