digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Pencemaran air oleh polutan antibiotik, khususnya tetrasiklin, telah menjadi isu genting dalam skala global. Pendekatan konvensional melalui metode fisik dan biologis memiliki kelemahan seperti hanya mampu memisahkan polutan dari air tanpa mendegradasinya serta perlu pH dan suhu kerja terkontrol. Dalam rangka mengatasi kekurangan ini, diperkenalkan metode Advanced Oxidation Processes (AOPs) yang menawarkan konsep oksidasi polutan oleh spesies radikal oksidatif dengan bantuan cahaya dan material fotokatalis secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk membuat fotokatalis berbentuk serbuk PANI/Fe-doped ZnO dan film PVA/PANI/Fe-doped ZnO berbasis zinc ash untuk mendegradasi tetrasiklin dengan bantuan cahaya tampak. Prekursor ZnO diekstraksi dari zinc ash dengan menggunakan metode hidrometalurgi dan presipitasi. Kemudian, komposit PANI/ Fe-doped ZnO disintesis menggunakan metode polimerisasi in-situ. Selanjutnya, film komposit PVA/PANI/Fe-doped ZnO difabrikasi menggunakan metode dropcasting. Hasil karakterisasi XRD memvalidasi keberadaan struktur ZnO wurtzite dan NaCl dalam sampel zinc ash dan PANI/Fe-doped ZnO. Analisis XRF mengonfirmasi keberadaan unsur Zn sebagai unsur penyusun utama dan terdapat unsur Fe serta pengotor lain dalam konsentrasi yang ditemukan lebih kecil pada pH 10 dibanding pH 11. Selanjutnya, uji degradasi fotokatalisis tetrasiklin oleh sampel PANI/Fe-doped ZnO menunjukkan degradasi di bawah cahaya tampak untuk berbagai variasi massa dalam rentang 31,99% hingga 38,36%, sedangkan pada sampel Fe-doped ZnO berkisar antara 71,59% hingga 77,99%. Diperoleh kesimpulan bahwa Fe-doped ZnO berbasis zinc ash berhasil disintesis dan menunjukkan potensi yang menjanjikan dalam mengurai tetrasiklin dengan menggunakan mekanisme AOPs.