Abstrak - Khansa Muthia Mahlil
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Kelapa sawit merupakan komoditas strategis Indonesia yang produktivitasnya sering
terkendala oleh penyakit seperti busuk pangkal batang akibat patogen Ganoderma boninense.
Terbatasnya efektivitas penanganan tanaman pasca infeksi menjadikan langkah preventif sejak
fase pembibitan (nursery) sangat krusial. Pupuk hayati mengandung konsorsium mikroba yang
mampu menghambat patogen sekaligus memengaruhi komunitas mikroba tanah. Penelitian ini
bertujuan untuk mengevaluasi potensi antagonistik isolat mikroba yang diperoleh dari pupuk
hayati komersial terhadap G. boninense serta menganalisis perubahan komunitas bakteri tanah
pada fase pre-nursery pasca aplikasi pupuk hayati. Lima pupuk hayati komersial diisolasi dan
dilakukan uji tantang dengan G. boninense menggunakan metode dual culture assay dengan
tiga kali ulangan per isolat. Tingkat penghambatan pertumbuhan radial G. boninense dievaluasi
pada hari ke-3, 5, dan 7 dan dinyatakan dalam bentuk Percentage Inhibition of Radial Growth
(PIRG). Komunitas bakteri tanah dianalisis melalui sekuensing amplikon gen 16S rRNA
dengan membandingkan kelompok perlakuan sebelum pemupukan (T0) dan pasca 3 bulan
pemupukan (fase pre-nursery; T1). Dari 41 isolat mikroba, sembilan isolat menunjukkan
penghambatan konsisten dengan nilai PIRG pada hari ke-7 sebesar 21,30 - 65,78%.
Penambahan pupuk hayati cenderung diikuti oleh kenaikan jumlah genus terdeteksi (indeks
richness), sedangkan tingkat kemerataannya relatif tidak berubah (indeks Pielou's evenness).
Visualisasi PCoA berdasarkan matriks Bray-Curtis menunjukkan pola klustering yang lebih
rapat antarperlakuan pada T1 dibandingkan T0. Perbedaan komposisi komunitas antara T0 dan
T1 signifikan secara statistik berdasarkan analisis PERMANOVA (p = 0,002 < 0,05; R2 =
0,215). Redistribusi kelimpahan relatif pada 15 genus dominan teramati selama fase prenursery
dengan kenaikan pada genus Pseudolabrys, Candidatus Korobacter, dan Burkholderia
serta penurunan pada genus Massilia dan Clostridium. Secara keseluruhan, penelitian ini
menunjukkan bahwa sebagian isolat mikroba dari pupuk hayati komersial memiliki potensi
antagonistik in vitro terhadap G. boninense serta aplikasi pupuk hayati berasosiasi dengan
perubahan struktur komunitas bakteri tanah selama fase pre-nursery.
Perpustakaan Digital ITB