digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - Khansa Muthia Mahlil
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Kelapa sawit merupakan komoditas strategis Indonesia yang produktivitasnya sering terkendala oleh penyakit seperti busuk pangkal batang akibat patogen Ganoderma boninense. Terbatasnya efektivitas penanganan tanaman pasca infeksi menjadikan langkah preventif sejak fase pembibitan (nursery) sangat krusial. Pupuk hayati mengandung konsorsium mikroba yang mampu menghambat patogen sekaligus memengaruhi komunitas mikroba tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi antagonistik isolat mikroba yang diperoleh dari pupuk hayati komersial terhadap G. boninense serta menganalisis perubahan komunitas bakteri tanah pada fase pre-nursery pasca aplikasi pupuk hayati. Lima pupuk hayati komersial diisolasi dan dilakukan uji tantang dengan G. boninense menggunakan metode dual culture assay dengan tiga kali ulangan per isolat. Tingkat penghambatan pertumbuhan radial G. boninense dievaluasi pada hari ke-3, 5, dan 7 dan dinyatakan dalam bentuk Percentage Inhibition of Radial Growth (PIRG). Komunitas bakteri tanah dianalisis melalui sekuensing amplikon gen 16S rRNA dengan membandingkan kelompok perlakuan sebelum pemupukan (T0) dan pasca 3 bulan pemupukan (fase pre-nursery; T1). Dari 41 isolat mikroba, sembilan isolat menunjukkan penghambatan konsisten dengan nilai PIRG pada hari ke-7 sebesar 21,30 - 65,78%. Penambahan pupuk hayati cenderung diikuti oleh kenaikan jumlah genus terdeteksi (indeks richness), sedangkan tingkat kemerataannya relatif tidak berubah (indeks Pielou's evenness). Visualisasi PCoA berdasarkan matriks Bray-Curtis menunjukkan pola klustering yang lebih rapat antarperlakuan pada T1 dibandingkan T0. Perbedaan komposisi komunitas antara T0 dan T1 signifikan secara statistik berdasarkan analisis PERMANOVA (p = 0,002 < 0,05; R2 = 0,215). Redistribusi kelimpahan relatif pada 15 genus dominan teramati selama fase prenursery dengan kenaikan pada genus Pseudolabrys, Candidatus Korobacter, dan Burkholderia serta penurunan pada genus Massilia dan Clostridium. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian isolat mikroba dari pupuk hayati komersial memiliki potensi antagonistik in vitro terhadap G. boninense serta aplikasi pupuk hayati berasosiasi dengan perubahan struktur komunitas bakteri tanah selama fase pre-nursery.