Setelah sebelas tahun diproduksikan dengan system injeksi air berpola, produksi lapangan KTB mempunyai kecenderungan menurun. Hal ini seiring dengan semakin tuanya umur dari lapangan tersebut. Dengan melihat potensi yang masih ada dan didukung dengan data-data seperti inversi seismik 3D, data kinerja produksi, analisis atribut dan penilaian formasi, maka dilakukan berbagai upaya untuk meningkatkan produksi supaya lebih optimal. Berbagai macam upaya tersebut diimplementasikan dalam berbagai proyek sebagai bagian dari optimisasi lapangan.
Untuk mengukur keberhasilan dari proyek optimisasi yang telah dilakukan, maka evaluasi yang terintegrasi perlu dilakukan utuk mencapai keberhasilan selanjutnya. Didalam melakukan evaluasi diperlukan berbagai data meliputi : data-data geologi, data produksi, data reservoir dan biaya-biaya yang diperlukan untuk melaksanakan proyek tersebut. Data-data teknik diolah dan dianalisa dengan menggunakan metoda yang biasa dipakai secara umum sedangkan pengolahan data keekonomian menggunakan perangkat lunak MERAK PEEP untuk mengakomodasi PSC term yang ada.
Dari studi ini akan didapatkan strategi optimisasi untuk Lapangan KTB. Strategi optimisasi yang tepat dapat dilihat dari segi keekonomian maupun dari segi reservoir dalam memproduksikan minyak ke permukaan. Diharapkan dari studi ini dapat dilanjutkan penerapan proyek optimisasi yang paling tepat sehingga memberikan peningkatan keekonomian dari lapangan.
Perpustakaan Digital ITB