Kecamatan Lembang merupakan salah satu wilayah di Provinsi Jawa Barat yang memiliki tingkat kerawanan gempa tinggi akibat keberadaan Sesar Lembang. Di sisi lain, wilayah ini memiliki banyak greenhouse yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bangunan evakuasi sementara. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kapasitas struktur greenhouse terhadap beban gempa, menilai kelayakan fungsionalnya sebagai bangunan evakuasi sementara, serta merencanakan retrofit apabila struktur tidak memenuhi persyaratan. Penelitian dilakukan pada dua greenhouse eksisting yang menggunakan struktur baja canai dingin dan struktur bambu. Analisis struktur dilakukan menggunakan ETABS berdasarkan SNI 1726:2019 dan SNI 1727:2020, sedangkan evaluasi kapasitas elemen dan sambungan mengacu pada standar yang berlaku. Evaluasi fungsional dilakukan berdasarkan pedoman UNHCR dan Sphere Handbook. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua greenhouse eksisting belum memenuhi persyaratan ketahanan terhadap beban gempa sehingga diperlukan retrofit. Retrofit yang direncanakan berhasil memenuhi batas simpangan antar tingkat dan menurunkan nilai Demand Capacity Ratio (DCR) hingga berada di bawah batas yang diizinkan. Dari aspek fungsional, greenhouse telah memenuhi beberapa kriteria sebagai bangunan evakuasi sementara, namun masih memerlukan peningkatan pada penyediaan kebutuhan dasar, fasilitas bagi kelompok rentan, dan layanan kesehatan. Penelitian ini menunjukkan bahwa greenhouse berpotensi dimanfaatkan sebagai bangunan evakuasi sementara setelah dilakukan retrofit struktural dan penyediaan fasilitas pendukung yang memadai.
Perpustakaan Digital ITB