digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800


BAB 1 Yehezkiel Edyson Mangiri'
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 Yehezkiel Edyson Mangiri'
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 Yehezkiel Edyson Mangiri'
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Yehezkiel Edyson Mangiri'
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 Yehezkiel Edyson Mangiri'
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 6 Yehezkiel Edyson Mangiri'
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

DAFTAR PUSTAKA Yehezkiel Edyson Mangiri'
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

Estimasi sumber daya nikel laterit akurat memerlukan pendekatan geostatistik yang memanfaatkan korelasi genetik antar-unsur seperti kromium (Cr) yang terakumulasi berlawanan arah dengan nikel (Ni) selama laterisasi, sehingga penelitian ini mengestimasi sumber daya nikel laterit di Blok B, Daerah Tinanggea, PT XYZ menggunakan co-kriging (CoK) dengan Cr sebagai variabel sekunder dan membandingkannya dengan ordinary kriging (OK). Cross-validation menunjukkan kriging variance CoK selalu lebih kecil dari OK pada kedua domain (0.027 berbanding 0.029 pada limonit; 0.047 berbanding 0.048 pada saprolit), namun penurunannya kecil (6.9% dan 2.1%) akibat korelasi Ni-Cr yang lemah (r = 0.20 pada limonit dan -0.27 pada saprolit), sehingga lebih tepat dimaknai sebagai kecenderungan perbaikan, bukan bukti pasti superioritas CoK. Estimasi global menghasilkan sumber daya limonit 506.41 kt (didominasi kategori Terukur 99.0%) dan saprolit 290.21 kt (100% Terukur), yang setelah disesuaikan cut-off grade ekonomis (0.8% Ni pada limonit; 1.1% dan 1.5% Ni pada saprolit untuk kategori low grade dan high grade) menghasilkan sumber daya layak tambang sebesar 319.27 kt atau 40.1% dari total global terdiri atas 29.06 kt (0.89% Ni) limonit serta seluruh 290.21 kt saprolit yang terbagi menjadi 161.97 kt (1.39% Ni) low grade dan 128.24 kt (1.64% Ni) high grade sehingga menunjukkan bahwa pemanfaatan Cr sebagai variabel sekunder melalui co-kriging memberikan kecenderungan perbaikan keandalan estimasi, meskipun manfaatnya terbatas dan belum diuji signifikansinya secara statistik.