Pelaksanaan clamping pada sistem robot membutuhkan informasi kuantitatif
mengenai orientasi relatif antara permukaan end-effector clamp dan
permukaan target, yang tidak tersedia dari sensor robot yang ada. Penelitian
ini merancang pipeline estimasi sudut dihedral berbasis point cloud stereo
(ZED 2i, Dual-Branch PointNet++), membandingkan tiga metode ekstraksi
(ROI manual, DBSCAN, YOLO11n-seg) dan dua skema normalisasi dalam
enam konfigurasi, dievaluasi secara in-distribution dan Group Holdout 3-fold.
Konfigurasi terbaik (E5: YOLO + Independent) mencapai Test MAE 0,17° (indistribution);
namun temuan utamanya adalah generalization gap signifikan
di luar data latih (rata-rata 7,88°, Group Holdout), meningkat proporsional
terhadap interval sampling. Pada SVO/realtime, pipeline mencapai MAE
5,09°–8,60°, lebih konsisten dari RANSAC-ROI (?30,1°/?19,7°); namun
RANSAC+YOLO menghasilkan MAE serupa (?5,0°/?4,9°) pada kecepatan
4–5× lebih tinggi—mengindikasikan kualitas ekstraksi, bukan algoritma,
sebagai faktor dominan. Ablasi mengidentifikasi konfigurasi optimal (n =
1024, tiga modul Set Abstraction).
Kebaruan penelitian terletak pada integrasi pipeline estimasi sudut dihedral
dua permukaan asimetris secara material, dengan evaluasi mencakup analisis
in-distribution, generalisasi, ablasi, dan perbandingan baseline.
Perpustakaan Digital ITB