digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

HANA NURALFIYYAH
PUBLIC Open In Flipbook Latifa Noor

HANA NURALFIYYAH
EMBARGO  2029-08-07 

HANA NURALFIYYAH
EMBARGO  2029-08-07 

HANA NURALFIYYAH
EMBARGO  2029-08-07 

HANA NURALFIYYAH
EMBARGO  2029-08-07 

HANA NURALFIYYAH
EMBARGO  2029-08-07 

HANA NURALFIYYAH
EMBARGO  2029-08-07 

HANA NURALFIYYAH
PUBLIC Open In Flipbook Latifa Noor

Kromium heksavalen [Cr(VI)] merupakan spesi kromium yang sangat toksik dan bersifat karsinogenik sehingga diperlukan metode analisis yang sensitif, cepat, dan ekonomis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan elektroda pasta karbon (EPK) yang dimodifikasi menggunakan zinc oxide (ZnO) terdoping nikel (Ni) sebagai elektroda kerja untuk deteksi Cr(VI) secara voltammetri. Material ZnO terdoping Ni dengan variasi kadar dopan 2, 5, dan 10% disintesis melalui metode impregnasi basah menggunakan ZnO komersial, kemudian dikalsinasi pada suhu 400 °C. Hasil karakterisasi XRD menunjukkan bahwa seluruh material mempertahankan struktur kristal heksagonal wurtzite ZnO, dengan fase sekunder NiO mulai terdeteksi pada kadar dopan 5% dan meningkat pada kadar dopan 10%. Karakterisasi SEM-EDS menunjukkan morfologi permukaan yang kasar dan berpori serta mengonfirmasi keberhasilan doping Ni. Hasil optimasi menunjukkan bahwa EPK yang dimodifikasi dengan ZnO terdoping Ni 5% menghasilkan respons arus optimum. Penentuan Cr(VI) menggunakan teknik square wave voltammetry (SWV) dalam larutan HCl pH 2 menunjukkan hubungan linier pada rentang konsentrasi 100–1000 ?M dengan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,9973. Metode yang dikembangkan memiliki batas deteksi (LOD) dan batas kuantitasi (LOQ) masing-masing sebesar 5,629 ?M dan 18,762 ?M. Elektroda juga menunjukkan presisi yang baik dengan nilai %RSD repeatability dan reproducibility berturut-turut sebesar 4,48% dan 1,96%, serta akurasi yang baik berdasarkan nilai recovery sebesar 99,4 ± 0,4%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EPK yang dimodifikasi dengan ZnO terdoping Ni memiliki sensitivitas, presisi, dan akurasi yang baik sehingga berpotensi digunakan sebagai elektroda kerja untuk analisis Cr(VI) secara voltammetri.