digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800








Daftar Pustaka Akbar Zaldi 15108024
Terbatas  Dedi Rosadi
» Gedung UPT Perpustakaan

Vegetasi merupakan elemen penting dalam ekosistem darat. Tercatat hampir 70 persen tutupan lahan darat merupakan vegetasi. Indonesia sendiri memiliki kekayaan akan vegetasi yang melimpah dan sudah diketahui secara global. Namun tutupan lahan vegetasi di Indonesia telah mengalami perubahan dari waktu ke waktu sehingga dibutuhkan suatu metode untuk mengetahui arah perubahan tersebut. Data citra NOAA-AVHRR (National Oceanic and Atmospheric Administration-Advance Very High Resolution Radiometric) sudah sering digunakan untuk mengidentifikasi tutupan lahan vegetasi. Dengan menggunakan data citra NOAA-AVHRR LAC (Local Area Coverage) 1 km komposit 10 harian maka perubahan tutupan lahan pada area studi yang mencakup Pulau Sumatera, Jawa, dan Kalimantan dapat diketahui perubahannya. Data citra ini nantinya akan diolah dengan indeks vegetasi NDVI (Normalized Difference Vegetation Index) sehingga kerapatan vegetasi dari suatu area dapat diketahui. Rentang nilai NDVI yaitu berkisar antara -1 sampai dengan +1. Untuk mengetahui perubahan tutupan lahan vegetasi secara tahunan, dimana waktu untuk pendeteksian perubahan tutupan lahan adalah antara tahun 2001 sampai dengan 2010, dibutuhkan suatu metode pengompositan untuk menjadikan citra komposit 10 harian menjadi komposit tahunan. MVC (Maximum Value Composite) merupakan metode yang digunakan untuk pembuatan komposit tahunan tersebut. MVC dibuat dengan menggunakan nilai maksimum dari data citra NDVI yang telah diolah. Hal ini dilakukan untuk mengurangi pengaruh dari efek atmosfer seperti awan. Dengan menggunakan metode ini maka didapatkanlah citra komposit tahunan antara tahun 2001 sampai dengan 2010. Dari hasil ini maka dilakukanlah pengurangan nilai dari DN (Digital Number) pada citra awal dan akhir sehingga didapatkanlah pola perubahan tutupan lahan vegetasi yaitu adanya indikasi penurunan tutupan lahan yang disebabkan beberapa faktor.