digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Fahril Veraldyka
PUBLIC Open In Flipbook Esha Mustika Dewi

Tugas akhir ini bertujuan untuk mendesain konfigurasi mooring dan menganalisis respons dinamik sistem Single Point Mooring (SPM) tipe Catenary Anchor Leg Mooring (CALM) Buoy untuk terminal khusus Floating Storage and Offloading (FSO) pada operasi tandem offloading. Pemodelan geometri CALM Buoy dan hull kapal dilakukan menggunakan perangkat lunak Rhinoceros, sedangkan analisis hidrodinamika dalam frequency-domain melalui perangkat lunak OrcaWave. Selanjutnya digunakan perangkat lunak time-domain, OrcaFlex, untuk simulasi respon dinamik seluruh sistem. Evaluasi desain dilakukan berdasarkan kriteria Ultimate Limit State (ULS) dan Accidental Limit State (ALS) sesuai standar DNV-OS-E301, serta kriteria jarak aman (clearance) antar struktur permukaan dan bawah laut sesuai standar DNV-ST-N001, dengan mempertimbangkan kondisi intact, one-line broken, dan operasi offloading. Parameter yang dievaluasi adalah tegangan pada mooring chain dan hawser, pemenuhan batas Minimum Bending Radius (MBR) pada subsea dan floating hose, gaya lateral pada jangkar, jarak aman antar komponen permukaan maupun terhadap aset bawah laut, serta pemilihan tugboat berdasarkan kebutuhan bollard pull untuk operasi tandem offloading. Hasil analisis menunjukkan bahwa konfigurasi mooring chain berdiameter 0,12 m sepanjang 330 m telah memenuhi dengan utilization factor (u) tertinggi sebesar 0,92 pada kondisi ULS dan 0,87 pada kondisi ALS. Hawser dan chain chaffing turut memenuhi kriteria dengan u tertinggi sebesar 0,73, sedangkan seluruh subsea hose dan floating hose memenuhi batas MBR yang direkomendasikan manufaktur. Jangkar Stevpris Mk5 seberat 30 ton dipilih untuk memenuhi kebutuhan kapasitas dan gaya lateral pada kondisi ULS dan ALS, dengan sudut uplift tetap 0° pada seluruh kondisi, serta seluruh kriteria jarak aman antar struktur pada permukaan dan bawah laut terpenuhi. Berdasarkan kebutuhan bollard pull akibat gaya tug pullback, dipilih ASL VOYAGER berkapasitas 73 ton sebagai tugboat yang memenuhi kebutuhan operasi tandem offloading.