digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - Ervina Limka
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Peningkatan pesat pengguna e-commerce di Indonesia memperketat persaingan antarplatform, sehingga kualitas desain interaksi menjadi faktor penting keberhasilan aplikasi. Analisis kebutuhan pengguna menunjukkan aplikasi Lazada versi mobile masih memiliki permasalahan desain interaksi, seperti tampilan beranda yang padat, penempatan fitur kurang intuitif, dan alur interaksi yang belum efisien, sehingga meningkatkan waktu penyelesaian tugas dan kesalahan interaksi. Penelitian ini bertujuan merancang ulang desain interaksi aplikasi Lazada untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan pengalaman pengguna dalam pencarian dan pembelian produk. Metode yang digunakan adalah User-Centered Design (UCD) melalui empat tahapan: understanding context of use, specifying user requirements, designing solutions, dan evaluating designs. Perancangan dilakukan secara iteratif melalui pembuatan low-fidelity dan high-fidelity prototype menggunakan Figma, yang dievaluasi melalui usability testing terhadap lima partisipan menggunakan task completion time, task completion rate, error rate, dan post-test untuk mengukur ketercapaian usability goals (efficient to use, effective to use) serta UX goal (helpful). Hasil pengujian menunjukkan peningkatan usability yang signifikan setelah redesign: task completion time menurun dari 22,7 detik menjadi 8,5 detik, error rate menurun dari 59,6% menjadi 2,7%, task completion rate tetap 100%, dan nilai post-test meningkat dari 4,73 menjadi 4,86. Dengan demikian, pendekatan UCD terbukti menghasilkan rancangan desain interaksi Lazada yang lebih efisien, efektif, dan membantu pengguna menyelesaikan aktivitas belanja online.