Abstrak - Ervina Limka
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Peningkatan pesat pengguna e-commerce di Indonesia memperketat persaingan
antarplatform, sehingga kualitas desain interaksi menjadi faktor penting
keberhasilan aplikasi. Analisis kebutuhan pengguna menunjukkan aplikasi Lazada
versi mobile masih memiliki permasalahan desain interaksi, seperti tampilan
beranda yang padat, penempatan fitur kurang intuitif, dan alur interaksi yang
belum efisien, sehingga meningkatkan waktu penyelesaian tugas dan kesalahan
interaksi. Penelitian ini bertujuan merancang ulang desain interaksi aplikasi
Lazada untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan pengalaman pengguna
dalam pencarian dan pembelian produk. Metode yang digunakan adalah
User-Centered Design (UCD) melalui empat tahapan: understanding context of
use, specifying user requirements, designing solutions, dan evaluating designs.
Perancangan dilakukan secara iteratif melalui pembuatan low-fidelity dan
high-fidelity prototype menggunakan Figma, yang dievaluasi melalui usability
testing terhadap lima partisipan menggunakan task completion time, task
completion rate, error rate, dan post-test untuk mengukur ketercapaian usability
goals (efficient to use, effective to use) serta UX goal (helpful). Hasil pengujian
menunjukkan peningkatan usability yang signifikan setelah redesign: task
completion time menurun dari 22,7 detik menjadi 8,5 detik, error rate menurun
dari 59,6% menjadi 2,7%, task completion rate tetap 100%, dan nilai post-test
meningkat dari 4,73 menjadi 4,86. Dengan demikian, pendekatan UCD terbukti
menghasilkan rancangan desain interaksi Lazada yang lebih efisien, efektif, dan
membantu pengguna menyelesaikan aktivitas belanja online.
Perpustakaan Digital ITB