Indonesia memiliki potensi minyak dan gas bumi yang besar, khususnya di wilayah lepas pantai seperti Laut Jawa dengan aktivitas operasional dan lalu lintas kapal yang tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan anjungan lepas pantai berpotensi mengalami beban tumbukan kapal (boat impact), terutama pada area boat landing. Selain itu, banyaknya anjungan yang telah beroperasi lebih dari 30 tahun menuntut evaluasi terhadap kinerja dan integritas struktur. Penelitian ini bertujuan melakukan evaluasi kinerja struktur melalui analisis in-service yang meliputi in-place, seismic, dan fatigue sesuai API RP 2A-WSD 22nd Edition dan DNV-OS-C101. Selanjutnya, dilakukan desain boat landing dan boat landing protector sebagai bagian dari evaluasi terhadap beban tumbukan kapal, kemudian analisis boat impact secara statik dilakukan untuk mengevaluasi kapasitas struktur dalam menahan beban tumbukan. Hasil analisis menunjukkan struktur fixed platform memenuhi kriteria in-service. Namun, pada kondisi operational dan accidental, terdapat komponen boat landing dengan nilai unity check (UC) melebihi batas yang ditetapkan. Justifikasi menggunakan kapal dengan setengah LOA aktual dilakukan dan dihasilkan seluruh nilai UC < 1.00 sesuai kriteria API RP 2A-WSD, yang menunjukkan bahwa kapal yang dipilih pada Tugas Akhir memiliki dimensi relatif besar terhadap ukuran platform sehingga menghasilkan beban tumbukan yang lebih signifikan.
Perpustakaan Digital ITB