Laut dalam dengan kedalaman lebih dari 6000 meter merupakan salah satu wilayah paling ekstrem sekaligus paling sedikit terjamah di muka bumi. Meskipun sebagian besar permukaan bumi tertutup oleh lautan, hanya sebagian kecil wilayahnya yang telah dieksplorasi oleh manusia, sehingga laut dalam masih menyimpan beragam misteri. Tekanan yang sangat tinggi, suhu mendekati titik beku, dan kegelapan total menjadikan wilayah ini memiliki karakteristik lingkungan yang jauh berbeda dibandingkan perairan dangkal, sekaligus menyimpan informasi berharga mengenai ekosistem, kandungan kimia, nutrien, serta organisme mikro yang belum banyak diketahui. Langkah awal untuk meneliti wilayah ini adalah dengan melakukan pengambilan sampel air laut. Namun, untuk mengungkap informasi tersebut secara akurat, diperlukan alat pengambil sampel yang mampu bertahan pada kondisi ekstrem tanpa mengorbankan integritas sampel. Tugas akhir ini membahas perancangan alat pengambil sampel air laut yang bekerja secara penuh mekanik pada kedalaman 6000 meter. Pembahasan meliputi penentuan konsep dasar alat, penentuan persyaratan dan tujuan desain, pemilihan material yang kuat dan tahan korosi, perancangan mekanisme penyegelan sampel, sistem pemicu otomatis, hingga analisis kekuatan struktur terhadap tekanan hidrostatik. Berbagai pertimbangan desain, kendala teknis, dan gagasan solusinya diuraikan secara bertahap. Penelitian ini diharapkan membuka peluang bagi pengembangan teknologi eksplorasi laut dalam di masa mendatang.
Perpustakaan Digital ITB