Saat ini metode pembuatan pembuluh darah tiruan di Indonesia masih
menggunakan teknik molding dan casting yang menghasilkan ketebalan dinding
tidak seragam. Oleh karena itu, diperlukan sistem manufaktur rotating platform
yang mampu melakukan rotasi dengan stabil dan presisi untuk menghasilkan
pembuluh darah tiruan dengan ketebalan dinding yang seragam. Tugas akhir ini
bertujuan untuk mengembangkan subsistem kendali kecepatan, pengukuran
ketebalan, dan kendali umpan balik pada gimbal-based multi-axis rotation platform
untuk pembuatan pembuluh darah tiruan.
Subsistem kendali kecepatan menggunakan konfigurasi microstepping 1/8
dan metode friction drive untuk menjaga kecepatan rotasi konstan pada setiap
sumbu gimbal (yaw, pitch, roll) secara independen, subsistem pengukuran
ketebalan berbasis phase-shift dengan komunikasi serial USB untuk mengukur
ketebalan lapisan hidrogel secara non-kontak dengan resolusi 1 mm, serta subsistem
kendali umpan balik yang memanfaatkan data ketebalan untuk menghasilkan
koreksi orientasi posisi dan sumbu rotasi gimbal dengan waktu respons kurang dari
500 ms.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa subsistem kendali kecepatan
mencapai rata-rata kesalahan kecepatan motor sebesar 0,46% pada sumbu roll,
0,34% pada sumbu yaw, dan 0,66% pada sumbu pitch, dengan seluruh kesalahan
kecepatan piringan berada di bawah 1%, subsistem pengukuran ketebalan dapat
mengukur hingga 5 mm dengan resolusi minimum 1 mm dan deviasi maksimum
±1 mm ditunjukkan dengan nilai mean total error sebesar 0,5 mm dari pengujian
pada bentuk stik I dan 3D, serta subsistem kendali umpan balik menghasilkan waktu
respons rata-rata terendah 143,64 ms untuk bentuk I dan tertinggi 192,60 ms untuk
bentuk 3D yang seluruhnya berada di bawah batas spesifikasi 500 ms.
Berdasarkan hasil tersebut, seluruh spesifikasi teknis yang ditetapkan dapat
tercapai dengan baik, meskipun subsistem pengukuran ketebalan mengalami
kendala pada saat integrasi yang mempengaruhi konsistensi pembacaan data.
Perpustakaan Digital ITB