digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Rifal Pamuji
PUBLIC Open In Flipbook Rita Nurainni, S.I.Pus

Teluk Jakarta merupakan kawasan estuari yang menerima masukan dari dua belas sungai serta direncanakan menjadi lokasi pembangunan Giant Sea Wall (GSW) sebagai bagian dari program National Capital Integrated Coastal Development. Keberadaan struktur tersebut diperkirakan mengubah karakteristik hidrodinamika dan proses pertukaran massa air di dalam teluk. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pembangunan Giant Sea Wall terhadap karakteristik hidrodinamika dan durasi waktu pembilasan (flushing time) Teluk Jakarta menggunakan Delft3D-FLOW. Simulasi dilakukan pada kondisi bulan Maret dan September sebelum serta sesudah pembangunan Giant Sea Wall dengan menggunakan data batimetri BATNAS, pasang surut TPXO6.2, angin ERA5, dan debit dua belas sungai. Hasil validasi menunjukkan bahwa model mampu merepresentasikan elevasi muka air laut dengan baik (r = 0,98; RMSE = 0,05 m), sedangkan validasi arus menunjukkan tingkat kecocokan baik (r = 0,9273; RMSE = 0,0074 m/s). Hasil simulasi menunjukkan bahwa Giant Sea Wall meningkatkan kecepatan arus pada tiga bukaan utama, namun melemahkan sirkulasi di wilayah belakang struktur sehingga memperpanjang flushing time. Pada kondisi sebelum reklamasi, sebagian besar wilayah Teluk Jakarta tidak terbilas/mencapai batas setelah 30 hari, sedangkan setelah reklamasi, daerah tersebut meluas, terutama pada bagian dalam teluk, sedangkan sisa partikel juga turut meningkat setelah adanya reklamasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan Giant Sea Wall berpotensi meningkatkan retensi massa air sehingga perlu dipertimbangkan dalam perencanaan dan pengelolaan lingkungan pesisir Teluk Jakarta.