Penelitian ini menguji hubungan pengungkapan ESG terhadap profitabilitas dan nilai perusahaan
pada perusahaan Barang Konsumen Primer di Indonesia selama tahun 2022 hingga 2024.
Menggunakan data panel seimbang dari 28 perusahaan Papan Utama (84 observasi perusahaan
tahun) dan Indeks Pengungkapan ESG yang mengacu pada SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021,
penelitian ini mengestimasi hubungan antara pengungkapan ESG periode sebelumnya (t?1)
dengan ROA, ROE, dan Tobin's Q, dengan standard error yang robust terkluster untuk mengatasi
heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan ESG tidak memiliki
hubungan yang signifikan secara statistik dengan ROA, ROE, maupun Tobin’s Q pada spesifikasi
akhir. Temuan ini menunjukkan bahwa pengungkapan ESG yang lebih luas tidak mendapat
apresiasi maupun penalti yang jelas dari pasar selama periode pengamatan dan tidak berimplikasi
pada peningkatan profitabilitas akuntansi jangka pendek secara terukur. Penelitian ini
berkontribusi dalam penggunaan proksi ESG berbasis pengungkapan dalam konteks spesifik
sektor di Indonesia serta menyoroti pentingnya konteks, pemilihan proksi, dan struktur pasar
dalam penelitian ESG.
Kata kunci: pengungkapan ESG, profitabilitas, nilai perusahaan, Tobin’s Q, Barang Konsumen
Primer, Indonesia, data panel
Perpustakaan Digital ITB