digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Nahda Ghazi Hanifa [19022258]
Terbatas  Abdul Aziz Ariarasa
» Gedung UPT Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara inklusi keuangan digital (digital financial inclusion) dan pertumbuhan penjualan pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Malaysia. Dalam penelitian ini, inklusi keuangan digital diukur melalui penggunaan pembayaran elektronik (electronic payments), dengan fokus pada pembayaran yang diterima dari pelanggan serta pembayaran yang dilakukan kepada pemasok. Analisis menggunakan data tingkat perusahaan (firm-level data) yang bersumber dari World Bank Enterprise Survey (WBES) 2024 untuk Malaysia dan diestimasi menggunakan metode regresi ordinary least squares (OLS). Penelitian ini menggunakan tiga model analisis, yaitu binary adoption model, continuous-intensity model, dan hybrid model. Selain itu, ukuran perusahaan (firm size) dan usia perusahaan (firm age) dimasukkan sebagai variabel kontrol (control variables). Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi pembayaran elektronik secara sederhana tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan penjualan. Namun demikian, perusahaan yang lebih sering menggunakan pembayaran elektronik dalam melakukan pembayaran kepada pemasok cenderung mengalami pertumbuhan penjualan yang lebih tinggi. Secara keseluruhan, temuan penelitian ini menunjukkan bahwa inklusi keuangan digital lebih berperan melalui cara pembayaran elektronik digunakan, bukan sekadar apakah pembayaran tersebut telah diadopsi.