digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Saat ini transaksi jual beli daring merupakan hal umum yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Terdapat berbagai aspek yang mendukung proses tersebut, salah satunya merupakan proses pengiriman barang. Proses pengiriman barang bertanggung jawab akan ketepatan waktu pengiriman dan juga kondisi barang yang dikirim. Proses pengiriman barang dalam kegiatan transaksi jual beli biasanya dilakukan oleh perusahaan ekspedisi logistik. Perusahaan ekspedisi dalam operasinya menemui berbagai masalah seperti terjadinya penggelapan barang oleh kurir, barang tidak sampai tepat waktu, barang sampai dengan kondisi tidak baik, kurangnya pemantauaun terkait lokasi barang, dan kurangnya keamanan kendaraan dari pencurian. Salah satu akar dari permasalahan yang disebutkan tersebut adalah kurangnya pemantauan sepeda motor kurir untuk mengirim barang. Kurangnya pemantauan kendaraan kurir pengiriman barang mengakibatkan penjadwalan menjadi kurang akurat, sulit mendeteksi keterlambatan dan bottleneck, resiko dari kehilangan barang meningkat, rute yang ditempuh kurir kurang efisien, dan membahayakan keamanan aset kendaraan. Masalah yang akan dipecahkan adalah keterbatasan perusahaan melakukan pemantauan kendaraan logistik berupa sepeda motor dan perilaku berkendara kurir dalam proses pengiriman barang. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah sistem yang memungkinkan perusahaan melakukan pemantaun kendaraan dan perilaku berkendara kurir. Dalam merealisasikan sistem pemantauan kendaraan dan perilaku berkendara kurir dibutuhkan infrastruktur komunikasi data Infrastruktur komunikasi data untuk sistem pemantauan kenadaraan dan perilaku berkendara kurir terwujudkan dan juga spesifikasi sistem yang berhubungan telah terpenuhi.