Pemilihan pembatas jalan raya di Indonesia saat ini masih didasarkan pada bukti komparatif
yang terbatas, meskipun pembatas kabel, pagar pengaman W-beam, dan pembatas beton
semuanya diakui dalam peraturan lalu lintas jalan nasional. Penelitian ini mengatasi
kesenjangan tersebut dengan membuat dan membandingkan model tabrakan elemen hingga
dari pembatas kabel dan pagar pengaman balok-W, yang masing-masing ditabrak oleh mobil
sedan Toyota Camry model 2012 dalam kondisi uji TB32 yang ditentukan dalam EN 1317 (110
km/jam, 20°, 1.500 kg). Kedua simulasi dijalankan di Ansys LS-DYNA dan validitasnya
diverifikasi melalui perilaku keseimbangan energi serta waktu intrusi sebelum hasilnya dapat
diandalkan.
Data percepatan dari setiap uji coba disaring — menggunakan filter Butterworth empat kutub
tanpa fase berfrekuensi 13 Hz untuk Indeks Keparahan Percepatan (ASI), dan filter CFC60
untuk saluran kecepatan — serta digunakan untuk menghitung probabilitas cedera penumpang
berdasarkan model korelasi Meng dan Untaroiu (2020). Penghalang kabel menghasilkan ASI
sebesar 4,328, yang berarti probabilitas cedera AIS3+ berkisar antara 0,066 (paha) hingga
0,999 (dada). Pagar pengaman W-beam menunjukkan kinerja yang jauh lebih buruk dalam hal
ini, dengan ASI mencapai 45,684 dan secara efektif probabilitas 1 di setiap bagian tubuh yang
dievaluasi. Menariknya, pagar pengaman tersebut lebih efektif dalam meredam energi kinetik
kendaraan: dalam waktu 79 ms, kecepatan mobil telah berkurang menjadi 27,288 m/s dan
energinya menjadi 424,6 kJ, dibandingkan dengan 29,031 m/s dan 482,8 kJ untuk penghalang
kabel.
Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun pagar pengaman tipe
W-beam lebih kaku dan mampu menyerap lebih banyak energi dari benturan, kekakuan yang
sama justru menimbulkan beban deselerasi yang jauh lebih berat bagi penumpang — sehingga
pagar kabel menjadi pilihan yang lebih aman di antara keduanya dalam skenario tabrakan
spesifik ini. Temuan-temuan ini dimaksudkan untuk mendukung pembahasan kebijakan di masa
mendatang mengenai standar pagar pengaman untuk jalan tol di Indonesia.
Perpustakaan Digital ITB