Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber pemborosan energi pada
komponen utama PLTU tipe boiler Circulating Fluidized Bed (CFB) berkapasitas
100 MW, serta merumuskan rekomendasi atau strategi teknis dan ekonomis guna
meningkatkan efisiensi energi dan menurunkan emisi karbon dioksida (CO?).
Metode yang digunakan adalah audit energi awal (preliminary audit) dengan
analisis neraca massa dan energi serta perhitungan efisiensi menggunakan
perangkat lunak Ms Excel berbasis data operasional (uji performa) bulan April–
November tahun 2024. Objek penelitian meliputi area boiler, turbin, dan
kondensor di PLTU Punagaya unit 2.
Hasil studi menunjukkan bahwa pada area boiler, kombinasi penurunan udara
lebih menjadi 31% dan penurunan temperatur gas buang sebesar 10°C dapat
meningkatkan efisiensi boiler dari 83,9% menjadi 84,77%, dengan potensi
penghematan batubara sebesar 4.978 ton/tahun setara penurunan emisi CO?
sebesar 7.518 ton/tahun dan payback period 3,3 tahun. Di sisi turbin, peningkatan
tekanan uap masuk HP Turbin dari 8,4 MPa menjadi 8,8 MPa menghasilkan
penurunan heat rate sebesar 3,84 kcal/kWh setara penghematan batubara sebesar
850 ton/tahun dengan potensi penurunan emisi CO? 1.284 ton/tahun. Pada area
kondensor, perbaikan tekanan vakum dan sistem pendingin meningkatkan laju
perpindahan panas hingga 294 Mcal/jam, setara penghematan batubara sebesar
15.951 ton/tahun dan penurunan emisi CO? sebesar 650 ton/tahun dengan payback
period hanya 0,75 tahun.
Secara keseluruhan, studi ini menunjukkan bahwa penghematan energi di PLTU
dapat dicapai melalui pengendalian operasional yang optimal, pemeliharaan rutin,
serta pemanfaatan teknologi penunjang yang sesuai dengan kondisi operasi
terkini.
Perpustakaan Digital ITB