ABSTRAK Adelia Vindi Cahyanti
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
Formasi Baturaja merupakan salah satu formasi karbonat yang berpotensi sebagai reservoir hidrokarbon di Cekungan Jawa Barat Utara. Karakterisasi reservoir diperlukan sebagai dasar interpretasi karakter reservoir karbonat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi parameter fisik batuan yang sensitif dalam karakterisasi reservoir karbonat, mengidentifikasi distribusi frequency content menggunakan metode spectral decomposition, serta mengestimasi distribusi acoustic impedance menggunakan inversi seismik post-stack dan distribusi porositas menggunakan metode multiatribut seismik pada Formasi Baturaja, Lapangan "PEDRO", Cekungan Jawa Barat Utara. Data yang digunakan berupa data seismik 3D post-stack dan tiga sumur. Hasil analisis crossplot menunjukkan bahwa acoustic impedance merupakan parameter fisik yang sensitif dalam karakterisasi reservoir karbonat karena memiliki hubungan berbanding terbalik dengan porositas. Hasil spectral decomposition menggunakan frekuensi 11 Hz, 21 Hz, dan 33 Hz menunjukkan bahwa interval BRF-1–BRF-2 didominasi oleh komponen frekuensi rendah, sedangkan interval BRF-2–TAF menunjukkan peningkatan kontribusi frekuensi menengah. Hasil inversi menunjukkan bahwa interval BRF-1–BRF-2 didominasi oleh nilai acoustic impedance sebesar 27.500–38.000 (ft/s)(g/cc), sedangkan interval BRF-2–TAF memiliki nilai acoustic impedance lebih tinggi (>38.000 (ft/s)(g/cc)) yang diinterpretasikan sebagai tight carbonate. Estimasi porositas menggunakan metode multiatribut menunjukkan bahwa interval BRF-1–BRF-2 didominasi oleh porositas yang relatif lebih tinggi yaitu di atas10%, sedangkan interval BRF-2–TAF didominasi oleh porositas kurang dari 10%. Integrasi hasil spectral decomposition, inversi seismik post-stack, dan estimasi porositas menunjukkan bahwa interval BRF-1–BRF-2 memiliki kualitas reservoir karbonat yang relatif lebih baik dibandingkan interval BRF-2–TAF. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi ketiga metode tersebut mampu mendukung karakterisasi reservoir karbonat Formasi Baturaja.
Perpustakaan Digital ITB