digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Kamilia Tazkia Rahma Andini
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan

COVER Kamilia Tazkia Rahma Andini
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 1 Kamilia Tazkia Rahma Andini
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 Kamilia Tazkia Rahma Andini
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 Kamilia Tazkia Rahma Andini
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Kamilia Tazkia Rahma Andini
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 Kamilia Tazkia Rahma Andini
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan

PUSTAKA Kamilia Tazkia Rahma Andini
Terbatas  Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan

Industri fashion global, khususnya segmen fast fashion (FF) dan Ultra-fast fashion (UFF), menunjukkan karakteristik sistem kompleks adaptif dengan dinamika kompetisi nonlinier dan konsentrasi pangsa pasar pada sejumlah kecil merek dominan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh dominasi merek UFF dan FF terhadap ketimpangan pangsa pasar menggunakan pendekatan sosioekonofisika. Metodologi yang digunakan adalah Agent-Based Model (ABM) berbasis Sugarscape pada NetLogo 7.0 dengan tiga tipe agen yang merepresentasikan merek UFF, FF, dan brand kecil. Ketimpangan diukur menggunakan Indeks Gini dan kurva Lorenz sepanjang 900 tick simulasi. Hasil menunjukkan dominasi UFF menghasilkan Indeks Gini tertinggi (0,6515), diikuti proporsi UFF-FF seimbang (0,6253), dominasi FF (0,5903), dan tanpa dominasi (0,3666). Peningkatan trend foresight dan sales growth per cycle memperparah ketimpangan, burn rate yang tinggi menurunkannya, sementara pengaruh market growth interval bersifat kontekstual. Ketimpangan pangsa pasar merupakan fenomena emergen yang muncul secara endogen dari interaksi heterogen antar agen, konsisten dengan prinsip ekonofisika.