COVER Mohammad Rafi Bonardi
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 1 Mohammad Rafi Bonardi
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 2 Mohammad Rafi Bonardi
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 3 Mohammad Rafi Bonardi
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 4 Mohammad Rafi Bonardi
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 5 Mohammad Rafi Bonardi
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
PUSTAKA Mohammad Rafi Bonardi
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan
Beras merupakan komoditas pangan pokok bagi negara-negara Asia Tenggara, termasuk
Indonesia. Peningkatan jumlah penduduk dan urbanisasi menjadi tantangan untuk
meningkatkan produksi beras akibat tingginya tingkat konversi lahan pertanian menjadi
sektor non-pertanian. Tanaman padi (Oryza sativa var. SR Super Genjah) sebagai tanaman
semiakuatik berpotensi diintegrasikan ke dalam sistem hibrida RAS-akuaponik sebagai
added value, menyerap nutrisi sisa yang berakumulasi seperti nitrat dan fosfor, dan
diversifikasi output produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menguantifikasi performa
pertumbuhan serta produktivitas tanaman padi (Oryza sativa var. SR Super Genjah) yang
dibudidayakan dalam sistem hibrida RAS-akuaponik. Penelitian dilakukan di Screen
House 1 FTI ITB Jatinangor selama satu siklus budidaya (75 HST) menggunakan sistem
RAS satu loop yang terintegrasi dengan budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) pada
padat tebar 100 ekor/m³. Sistem terdiri atas tangki budidaya, filter mekanis, biofilter, serta
sump tank yang dirangkai paralel dengan aerator. Tanaman padi (50 sampel) ditanam dalam
hanging cup system dengan media arang sekam, dengan pindah tanam pada 26 HSS.
Penelitian menggunakan metode sistem skala pilot dengan tujuan proof-of-concept.
Parameter pertumbuhan (tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, jumlah malai)
diukur setiap tiga hari, sementara root/shoot ratio dan parameter produktivitas (persentase
bernas, bobot 1.000 butir, indeks panen, produktivitas total) diukur setelah panen. Kualitas
air (pH rata-rata 7,76±0,25, TAN rata-rata 0,33±0,30 mg/L, NO?? rata-rata 32,56±25,22
mg/L, PO?³? rata-rata 5,84±4,24 mg/L) dan mikroklimat (suhu udara rata-rata
29,51±3,23?, kelembapan relatif rata-rata 64,84±13,02%, intensitas cahaya
33.985±15.680 lux) dipantau sepanjang periode budidaya. Hasil penelitian menunjukkan
tinggi tanaman akhir mencapai 93,46 cm, jumlah anakan 4 anakan/rumpun, jumlah daun
18 helai/rumpun, jumlah malai 5 malai/rumpun, root/shoot ratio 0,19, persentase bernas
94,17%, bobot 1.000 butir 24,451 gram, dan indeks panen 0,642. Produktivitas total sistem
mencapai 284,82 gram untuk gabah kering panen (GKP) dan 244,94 gram untuk gabah
kering giling (GKG). Secara umum, sistem hibrida RAS-Akuaponik mampu menyokong
pertumbuhan dan perkembangan padi (Oryza sativa var. SR Super Genjah) serta
menghasilkan output sekunder dari proses budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus)
Perpustakaan Digital ITB