digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Mohammad Rafi Bonardi
PUBLIC Open In Flipbook Alifah Yusriyah Salsabila

COVER Mohammad Rafi Bonardi
Terbatas  Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 1 Mohammad Rafi Bonardi
Terbatas  Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 Mohammad Rafi Bonardi
Terbatas  Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 Mohammad Rafi Bonardi
Terbatas  Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Mohammad Rafi Bonardi
Terbatas  Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 Mohammad Rafi Bonardi
Terbatas  Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan

PUSTAKA Mohammad Rafi Bonardi
Terbatas  Alifah Yusriyah Salsabila
» Gedung UPT Perpustakaan

Beras merupakan komoditas pangan pokok bagi negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Peningkatan jumlah penduduk dan urbanisasi menjadi tantangan untuk meningkatkan produksi beras akibat tingginya tingkat konversi lahan pertanian menjadi sektor non-pertanian. Tanaman padi (Oryza sativa var. SR Super Genjah) sebagai tanaman semiakuatik berpotensi diintegrasikan ke dalam sistem hibrida RAS-akuaponik sebagai added value, menyerap nutrisi sisa yang berakumulasi seperti nitrat dan fosfor, dan diversifikasi output produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menguantifikasi performa pertumbuhan serta produktivitas tanaman padi (Oryza sativa var. SR Super Genjah) yang dibudidayakan dalam sistem hibrida RAS-akuaponik. Penelitian dilakukan di Screen House 1 FTI ITB Jatinangor selama satu siklus budidaya (75 HST) menggunakan sistem RAS satu loop yang terintegrasi dengan budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) pada padat tebar 100 ekor/m³. Sistem terdiri atas tangki budidaya, filter mekanis, biofilter, serta sump tank yang dirangkai paralel dengan aerator. Tanaman padi (50 sampel) ditanam dalam hanging cup system dengan media arang sekam, dengan pindah tanam pada 26 HSS. Penelitian menggunakan metode sistem skala pilot dengan tujuan proof-of-concept. Parameter pertumbuhan (tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, jumlah malai) diukur setiap tiga hari, sementara root/shoot ratio dan parameter produktivitas (persentase bernas, bobot 1.000 butir, indeks panen, produktivitas total) diukur setelah panen. Kualitas air (pH rata-rata 7,76±0,25, TAN rata-rata 0,33±0,30 mg/L, NO?? rata-rata 32,56±25,22 mg/L, PO?³? rata-rata 5,84±4,24 mg/L) dan mikroklimat (suhu udara rata-rata 29,51±3,23?, kelembapan relatif rata-rata 64,84±13,02%, intensitas cahaya 33.985±15.680 lux) dipantau sepanjang periode budidaya. Hasil penelitian menunjukkan tinggi tanaman akhir mencapai 93,46 cm, jumlah anakan 4 anakan/rumpun, jumlah daun 18 helai/rumpun, jumlah malai 5 malai/rumpun, root/shoot ratio 0,19, persentase bernas 94,17%, bobot 1.000 butir 24,451 gram, dan indeks panen 0,642. Produktivitas total sistem mencapai 284,82 gram untuk gabah kering panen (GKP) dan 244,94 gram untuk gabah kering giling (GKG). Secara umum, sistem hibrida RAS-Akuaponik mampu menyokong pertumbuhan dan perkembangan padi (Oryza sativa var. SR Super Genjah) serta menghasilkan output sekunder dari proses budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus)