digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Inklusi keuangan digital telah muncul sebagai instrumen yang dapat memperkuat ketahanan pangan rumah tangga di negara-negara berkembang, namun bukti pada tingkat mikro masih terbatas di Indonesia. Penelitian ini dapat menganalisis hubungan antara penggunaan transaksi digital dan ketahanan pangan rumah tangga di Indonesia, menggunakan analisis regresi untuk menilai dampak perilaku keuangan terhadap nutrisi rumah tangga. Dengan menggunakan data survei rumah tangga yang diperoleh dari World Bank dan menerapkan regresi Ordinary Least Squares (OLS), penelitian ini mengungkapkan bahwa penggunaan transaksi digital memiliki efek positif secara statistik signifikan terhadap ketahanan pangan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa rumah tangga yang lebih banyak menggunakan keuangan digital cenderung memiliki akses pangan yang lebih baik. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya mengenai hubungan antara Keuangan Digital dan Akses Rumah Tangga terhadap Pangan & Ketahanan Pangan. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan keuangan digital memiliki efek positif terhadap ketahanan pangan rumah tangga di Indonesia, sambil juga menyoroti bahwa keuangan digital sebagai nilai atau faktor tunggal tidak dapat sepenuhnya menjelaskan kompleksitas ketahanan pangan di Indonesia. Keywords: Akses Rumah Tangga terhadap Pangan & Ketahanan Pangan; Keuangan Digital; Indonesia; Data Survei Rumah Tangga