digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - RAHMAWATI PUTRI
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Tingginya alih fungsi lahan menjadi pertanian semusim intensif di Daerah Tangkapan Air (DTA) Waduk jatigede memicu peningkatan laju erosi tanah dan sedimentasi waduk. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan laju erosi tahunan secara spasial, mengklasifikasikan Tingkat Bahaya Erosi (TBE), mengestimasi laju sedimentasi waduk, serta merumuskan alternatif mitigasi terpadu. Pemodelan dilakukan menggunakan metode Universal Soil Loss Equation (USLE) berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan data satelit CHIRPS (2014-2024), SoilGrids, DEMNAS, dan peta tutupan lahan KLHK. Hasil analisis menunjukkan laju erosi rata-rata tertimbang eksisting sebesar 260.31 ton/ha/tahun (Kelas IV/Berat), dengan total erosi bruto tahunan sebesar 37.964.203,54 ton/tahun pada luas DTA 145.842,28 ha. Berdasarkan nilai Sediment Delivery Ratio (SDR = 2,21%), volume sedimen tahunan yang masuk ke waduk mencapai 698.533,57 ????3/tahun. Skenario konservasi melalui modifikasi faktor CP (teras bangku, mulsa, dan agroforestri) berhasil menurunkan laju erosi rat-rata menjadi 38.61 ton/ha/tahun serta meniadakan kelas TBE Berat dan Sangat Berat.