Abstrak - RAHMAWATI PUTRI
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Tingginya alih fungsi lahan menjadi pertanian semusim intensif di Daerah
Tangkapan Air (DTA) Waduk jatigede memicu peningkatan laju erosi tanah dan
sedimentasi waduk. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan laju erosi tahunan
secara spasial, mengklasifikasikan Tingkat Bahaya Erosi (TBE), mengestimasi laju
sedimentasi waduk, serta merumuskan alternatif mitigasi terpadu. Pemodelan
dilakukan menggunakan metode Universal Soil Loss Equation (USLE) berbasis
Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan data satelit CHIRPS (2014-2024),
SoilGrids, DEMNAS, dan peta tutupan lahan KLHK. Hasil analisis menunjukkan
laju erosi rata-rata tertimbang eksisting sebesar 260.31 ton/ha/tahun (Kelas
IV/Berat), dengan total erosi bruto tahunan sebesar 37.964.203,54 ton/tahun pada
luas DTA 145.842,28 ha. Berdasarkan nilai Sediment Delivery Ratio (SDR =
2,21%), volume sedimen tahunan yang masuk ke waduk mencapai 698.533,57
????3/tahun. Skenario konservasi melalui modifikasi faktor CP (teras bangku, mulsa,
dan agroforestri) berhasil menurunkan laju erosi rat-rata menjadi 38.61
ton/ha/tahun serta meniadakan kelas TBE Berat dan Sangat Berat.
Perpustakaan Digital ITB