digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Sektor minyak dan gas bumi merupakan sektor yang sensitif terhadap informasi domestik dan global, seperti kebijakan energi, harga minyak dunia, nilai tukar, serta kondisi geopolitik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis reaksi saham sektor migas di pasar modal Indonesia terhadap peristiwa domestik dan global terkait energi menggunakan metode event study dan intervention time series. Analisis dilakukan pada sepuluh saham sektor migas yang terdaftar serta aktif diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia. Metode event study digunakan untuk menguji reaksi pasar terhadap kenaikan harga BBM subsidi tahun 2022 melalui indikator abnormal return (AR), trading volume activity (TVA), dan security return variability (SRV). Selanjutnya, metode intervention time series digunakan untuk menganalisis pengaruh beberapa peristiwa energi terhadap AR saham sektor migas menggunakan model ARMA–GARCH dengan variabel intervensi pulse dan step. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reaksi saham sektor migas tidak seragam antara agregat sektor dan individual emiten. Hasil event study menunjukkan adanya pola reaksi pasar melalui AR, TVA, dan SRV, meskipun tidak seluruh perubahan signifikan secara statistik. Sementara itu, hasil analisis intervensi dengan model utama ARMA(0,0)–GARCH(1,1) menunjukkan bahwa Perang Rusia–Ukraina, kenaikan harga BBM subsidi, dan Kepmen ESDM 91/2023 terkait HGBT berpengaruh signifikan terhadap AR agregat sektor. Pengaruh tersebut muncul dalam bentuk pulse sehingga respons pasar lebih mencerminkan reaksi sesaat pada event date bukan perubahan rata-rata AR yang berkelanjutan. Pada tingkat individual, respons saham bersifat heterogen dan bergantung pada karakteristik masing-masing emiten. Dengan demikian, kedua metode memberikan gambaran yang saling melengkapi mengenai reaksi pasar modal terhadap peristiwa energi.