digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Andini Wahyu Perwita Sari
PUBLIC Open In Flipbook Rita Nurainni, S.I.Pus

Fenomena El Niño 2023–2024 merupakan salah satu kejadian ENSO kuat yang berpotensi memengaruhi kondisi oseanografi perairan Indonesia, termasuk Laut Sulawesi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik profil vertikal temperatur dan salinitas Laut Sulawesi secara spasial selama periode El Niño 2023–2024. Data yang digunakan berupa data temperatur (thetao) dan salinitas (so) harian dari Copernicus Marine Service (CMEMS) periode Januari 2023 hingga Desember 2024 serta Oceanic Niño Index (ONI) dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA). Analisis dilakukan melalui peta distribusi spasial, peta selisih, deret waktu, profil vertikal hingga kedalaman 1500 m, serta analisis mixed layer depth (MLD), termoklin, dan deep layer. Hasil penelitian menunjukkan adanya stratifikasi vertikal yang jelas pada kolom perairan Laut Sulawesi. Data rata-rata bulanan periode dua tahunan menunjukkan temperatur permukaan sebesar 29,88 °C (27,99–30,93 °C) dan salinitas 33,22 psu (31,41–34,32 psu). Lapisan termoklin memiliki rata-rata 27,75 °C (25,02 29,10 °C) dengan salinitas 34,31 psu, sedangkan kedalaman 155, 85 m memiliki temperatur lebih rendah sebesar 17,90-20,60 °C dengan puncak salinitas tertinggi 34,68 psu (34,37–35,09 psu). Kedalaman 318, 13 m cenderung homogen pada rata-rata temperatur 10,19 °C dan salinitas 34,35 psu. Pada bulan November 2023, temperatur rata-rata meningkat hingga 30,38 °C (29,26–31,32 °C) dan salinitas 33,26 psu, yang diikuti penurunan temperatur di kedalaman 55, 76 m (27,16 °C), 155, 85 m (16,57 °C), dan 318, 13 m (9,82 °C).