digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - Muhammad Addin Ihsan Pratama
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Institut Teknologi Bandung (ITB) Kampus Ganesha merupakan simpul bangkitan perjalanan yang signifikan bagi ribuan sivitas akademika di kawasan Bandung Raya, namun pemahaman mengenai karakteristik pola perjalanan menuju kampus ini belum tersedia secara sistematis. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik pola perjalanan, variabel kunci pemilihan moda transportasi, serta kebutuhan sistem transportasi umum yang lebih diminati oleh pelaku perjalanan menuju ITB Kampus Ganesha. Data dikumpulkan melalui simulasi rute pada 165 titik asal perjalanan di empat zona radius menggunakan Google Maps, serta wawancara kuesioner terhadap sivitas akademika, kemudian diolah menggunakan uji Paired Sample T-Test, analisis regresi linear berganda, dan Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan bantuan perangkat lunak GNU PSPP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transportasi umum secara signifikan kalah efisien dibandingkan kendaraan pribadi di seluruh zona, dengan kesenjangan waktu tempuh yang membesar seiring bertambahnya jarak, kecuali pada radius terjauh (10–20 km) di mana durasi motor dan mobil pribadi menjadi hampir setara akibat pemanfaatan jalan tol. Jarak berjalan kaki dan waktu tunggu armada menjadi variabel dominan yang memengaruhi durasi perjalanan transportasi umum pada radius dekat hingga menengah, sedangkan pada radius jauh, waktu di dalam kendaraan dan jumlah transfer moda menjadi lebih dominan. Hasil kuesioner mencatat dominasi penggunaan kendaraan pribadi sebesar 81,25% responden, dengan alasan utama penolakan transportasi umum adalah buruknya aksesibilitas dan konektivitas. Melalui AHP, aspek pelayanan yang paling diprioritaskan mahasiswa adalah waktu tunggu armada, ketersediaan halte yang dekat dan nyaman, serta tarif yang terjangkau. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan pengembangan transportasi umum yang lebih tepat sasaran di kawasan Bandung Raya.