BAB 1 - Fazrel Reyhandi Alfathir
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 2 - Fazrel Reyhandi Alfathir
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 3 - Fazrel Reyhandi Alfathir
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 4 - Fazrel Reyhandi Alfathir
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 5 - Fazrel Reyhandi Alfathir
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
DAFTAR PUSTAKA - Fazrel Reyhandi Alfathir
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan
Peledakan merupakan metode utama pembongkaran lapisan penutup pada tambang
batu bara terbuka di Kalimantan Selatan, tetapi menimbulkan getaran tanah yang
besarnya dibatasi oleh baku tingkat getaran sehingga perlu diperkirakan sebelum
peledakan dilaksanakan. Pada tambang yang ditinjau, peledakan menggunakan dua
jenis produk bahan peledak, yaitu DABEX dan INNOVEX, sehingga getaran yang
ditimbulkan perlu diprediksi untuk kedua produk tersebut. Penelitian ini
membandingkan kinerja prediksi peak particle velocity (PPV) antara metode
empiris, yaitu USBM, Langefors, dan Ambraseys, dengan metode machine
learning Support Vector Regression (SVR) kernel radial basis function. Kinerja
dievaluasi menggunakan koefisien determinasi R2, root mean square error
(RMSE), dan mean absolute error (MAE). Metode USBM, Langefors, dan
Ambraseys menghasilkan R2 0,248; 0,198; dan 0,248 dengan RMSE 2,404; 2,506;
dan 2,401 mm/s serta MAE 1,359; 1,414; dan 1,363 mm/s pada produk DABEX,
sedangkan pada produk INNOVEX menghasilkan R2 0,290; 0,291; dan 0,283
dengan RMSE 1,289; 1,283; dan 1,294 mm/s serta MAE 0,906; 0,915; dan 0,903
mm/s. Model SVR dibangun menggunakan enam parameter masukan hasil
penapisan uji korelasi dan multikolinearitas, dan menghasilkan R2 0,637 dengan
RMSE 1,954 mm/s dan MAE 0,995 mm/s pada DABEX, serta R2 0,638 dengan
RMSE 0,952 mm/s dan MAE 0,543 mm/s pada INNOVEX dengan jarak
pemantauan merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap prediksi PPV.
Perpustakaan Digital ITB