ABSTRAK Nadhim Muqsith Robbani
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
COVER Nadhim Muqsith Robbani
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 1 Nadhim Muqsith Robbani
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 2 Nadhim Muqsith Robbani
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 3 Nadhim Muqsith Robbani
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 4 Nadhim Muqsith Robbani
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
BAB 5 Nadhim Muqsith Robbani
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
PUSTAKA Nadhim Muqsith Robbani
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Yati Rochayati
» Gedung UPT Perpustakaan
Cobalt-60 dan sinar-X merupakan sumber radiasi pengion yang umum dimanfa-
atkan pada fasilitas medis maupun industri, sehingga evaluasi distribusi dosis radiasi
di sekitarnya menjadi aspek penting dalam proteksi radiasi. Penelitian ini bertujuan
memetakan distribusi laju dosis ekuivalen ambien H
?
(10) di sekitar reaktor CANDU
(fasilitas produksi Cobalt-60) serta ruang generator sinar-X radiodiagnostik (150 kVp)
dan radiografi industri (450 kVp), sekaligus mengevaluasi efektivitas material beton,
baja, timbal, dan bismut (termasuk varian Bi-Pb dan Bi2O3) pada berbagai ketebalan.
Simulasi menggunakan metode Monte Carlo, dengan OpenMC untuk menentuk-
an komposisi produk fisi dominan CANDU sebagai suku sumber gamma, dan PHITS
untuk mensimulasikan transportasi foton dan distribusi dosisnya. Metode divalidasi
terhadap reaktor TRIGA PRR1-SATER, menghasilkan korelasi Pearson tinggi antara
profil dosis simulasi dan referensi (r = 0,898 bidang XY; r = 0,931 bidang XZ).
Produk fisi dominan CANDU adalah I-131 (364,5 keV). Tanpa pelindung, laju
dosis di sekitar bahan bakar berada pada ordo 108 ?Sv/jam, turun ?3 orde menjadi 105
?Sv/jam oleh moderator air berat namun masih jauh melampaui NBD pekerja radiasi
(20 mSv/tahun). Timbal menunjukkan performa atenuasi terbaik (? = 3,16 cm?1
;
HVL = 0,22 cm), diikuti bismut murni (? = 2,87 cm?1
; HVL = 0,24 cm) dan Bi-Pb
(HVL ? 0,23 cm) yang mendekati performa timbal namun lebih ramah lingkungan,
sementara Bi2O3 sedikit lebih rendah (HVL ? 0,29 cm). Baja (HVL = 0,89 cm) dan
beton (HVL = 3,55 cm) memerlukan ketebalan jauh lebih besar; beton 100 cm (?6–7
TVL) baru menurunkan dosis ke ordo 100–101 ?Sv/jam.
Perpustakaan Digital ITB