digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Penggunaan tulangan berkepala pada tulangan longitudinal balok untuk Hubungan Balok Kolom (HBK), salah satunya untuk HBK Eksterior dapat menjadi alternatif untuk mengurangi kepadatan tulangan akibat pengangkuran kait standar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku kekuatan dan daktilitas dari spesimen tinjauan melalui analisis korelasi dan analisis kecukupan. Analisis korelasi meninjau akar kuadrat dari kuat tekan beton (??????????) , tegangan leleh tulangan longitudinal (fy), dan confinement index di HBK yang ditinjau terhadap tegangan geser rata-rata maksimum di HBK (Vj,peak/Aj) dan ultimate drift (drift R80). Analisis kecukupan meninjau panjang penyaluran tulangan berkepala (ldt,prov/ldt,req) untuk ACI 318-14 dan ACI 318-25, rasio selimut bersih tulangan longitudinal (ccb/db), dan rasio luas bersih kepala angkur (Abrg/Ab) dengan batasnya sesuai ACI 318-25 yang ditinjau terhadap kecukupan kapasitas lentur (Mpeak/Mn), kecukupan kapasitas geser (Vj,peak/Vn), dan syarat drift R80 yang sebesar 3.5% berdasarkan ACI 374.1-05. Database penelitian ini disusun dari hasil eksperimental terdahulu terhadap 77 spesimen dari 16 studi yang dipublikasikan di antara tahun 1998–2020. Nilai ????????? ada di 24.3–138.8 MPa, fy sebesar 369.7–1034 MPa, ccb/db sebesar 2.2–9.8, Abrg/Ab sebesar 1.7–13.4, ldt,prov/ldt,req ACI 318-25 sehesar 0.3–1.64, serta distribusi mode kegagalan pada kondisi beam failure, beam-joint failure, dan joint failure secara berturut-turut adalah sebanyak 31, 25, dan 21 spesimen. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa parameter yang memiliki korelasi paling kuat terhadap