Kereta Rel Listrik (KRL) merupakan moda transportasi publik dengan tingkat okupansi penumpang yang tinggi sehingga berpotensi mengalami akumulasi particulate matter (PM10) di dalam kabin, terutama pada kondisi jam sibuk. Penelitian ini bertujuan menganalisis distribusi konsentrasi PM10 di dalam kabin KRL serta mengevaluasi pengaruh kecepatan udara suplai dan efisiensi filter terhadap penurunan konsentrasi PM10. Kajian dilakukan menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD) pada kondisi steady-state melalui ANSYS Fluent. Model turbulensi Realizable k-? digunakan untuk merepresentasikan medan aliran udara, sedangkan PM10 dimodelkan sebagai skalar pasif menggunakan User-Defined Scalar (UDS). Efisiensi filter diterapkan melalui User-Defined Function (UDF) sebagai faktor pengurangan konsentrasi PM10 pada aliran udara resirkulasi.
Pengukuran lapangan dilakukan di dalam kabin KRL Seri 205 pada perjalanan dari Stasiun Bojong Gede menuju Stasiun Jakarta Kota saat jam sibuk dengan jumlah rata-rata 118 penumpang. Simulasi terdiri atas delapan skenario dengan variasi kecepatan udara suplai sebesar 3-6 m/s dan efisiensi filter sebesar 70-80%.
Pada kondisi baseline, simulasi menghasilkan konsentrasi volume-weighted average sebesar 71,19 ?g/m3. Pada lokasi yang bersesuaian dengan posisi alat ukur, konsentrasi hasil simulasi sebesar 70 ?g/m3, sedangkan rata-rata temporal hasil pengukuran sebesar 72 ?g/m3, sehingga diperoleh kesalahan relatif sebesar 2,78%. Konsentrasi PM10 yang relatif tinggi diprediksi terjadi pada area tengah kabin dan daerah dengan kecepatan udara rendah. Peningkatan kecepatan udara suplai dan efisiensi filter menurunkan konsentrasi PM10, dengan konsentrasi terendah sebesar 49,40 ?g/m3 pada kecepatan 6 m/s dan efisiensi filter 80%. Seluruh skenario modifikasi menghasilkan konsentrasi rata-rata di bawah nilai acuan PM10 sebesar 70 ?g/m3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kinerja ventilasi dan filtrasi berpotensi menjadi strategi teknis untuk menurunkan konsentrasi PM10 di dalam kabin KRL.
Perpustakaan Digital ITB