Molten salt reactor (MSR), termasuk dalam daftar reaktor generasi IV, menggunakan
kombinasi bahan bakar dan pendingin yang terkandung dalam lelehan garam. Pada
penelitian, studi neutronik dilakukan pada MSR tipe FUJI-12 dan FUJI-U3 yang
dikembangkan oleh International Thorium Molten-Salt Forum (ITMSF) Jepang
menggunakan modul PIJ dan CITATION dari SRAC2006.. Pendingin yang
digunakan adalah FliBe atau LiF-BeF2 dan dicampur dengan berbagai kombinasi
bahan bakar berbasis U dan Pu dalam kondisi terpisah maupun tergabung. Penelitian
ini membahas tentang penentuan komposisi bahan bakar optimum yang mencapai
kritikalitas sesuai dengan referensi pada desain FUJI-12 dan FUJI-U3. Selanjutnya
dilakukan tiga skenario refuelling (pengembalian atomic number density isotop
tertentu ke kondisi awal) setiap 40 hari sekali. Skenario refuelling yang digunakan
adalah pengembalian bahan bakar (tanpa thorium), thorium, dan bahan bakar serta
thorium. Proses refuelling disederhanakan dengan menggunakan bahasa
pemrograman Bash berbasis Linux. Power Peaking Factor (PPF) merupakan
parameter yang berhubungan dengan stabilitas, keamanan, dan efisiensi reaktor. PPF
yang rendah menunjukkan reaktor memiliki distribusi rapat daya yang baik agar spek
keselamatan reaktor dari segi pemerataan daya reaktor MSR meningkat. Hasil yang
diperoleh dari penelitian ini adalah setiap varian bahan bakar memiliki skenario
refuelling unggulan tersendiri yang dapat menjaga kondisi superkritis pada reaktor
lebih lama, menjaga konsistensi PPF reaktor walaupun desain tidak
mempertimbangkan pemerataan spektrum fluks neutron.
Perpustakaan Digital ITB