digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Salah satu jenis metode pengangkatan buatan dalam produksi minyak bumi adalah pengangkatan dengan pompa sucker rod (SRP). Tujuan dari tugas akhir ini adalah melakukan analisis metode perhitungan dan pemilihan pompa sucker rod berdasarkan standar API. Sumur yang dikaji yakni adalah sumur Ripah-14 yang terletak di lapangan Jabung-Jambi milik perusahaan PetroChina International Jabung Ltd. Jenis pompa sucker rod yang digunakan dalam desain sistem tersebut yakni tipe konvensional dimana proses desainnya menggunakan standar API RP 11L. Target produksi yang diinginkan yaitu 50 bpd, 75 bpd dan 100 bpd. Setelah proses desain sistem tersebut didapatkan maka langkah selanjutnya adalah menghitung analisis tegangan pd rod string dimana tegangan maksimum yang terjadi harus dibawah tegangan yang diijinkan. Langkah terakhir adalah menghitung daya motor listrik yang diperlukan sebagai penggerak pompa sucker rod tersebut. Tujuan lain dari tugas akhir ini adalah membandingkan polished rod horse power (PRHP) yang diperlukan untuk menggerakkan pompa downhole antara metode API dan metode mills serta menghitung secara teoritik efisiensi pompa downhole pada ketiga laju hisap tersebut dengan menggunakan persamaan energi. Hasil yang didapat yakni hanya dibutuhkan satu jenis tipe surface pump dan pompa downhole untuk mengatasi ketiga jenis laju hisap pompa tersebut dengan mengatur beberapa karakteristik operasi. Didapatkan hasil yang berbeda tetapi tidak terlalu jauh pada perhitungan PRHP yang diperlukan pada ketiga jenis laju hisap pompa tersebut antara metode API dan metode mills. Perhitungan efisiensi pompa downhole pada ketiga laju hisap pompa tersebut, nilai efisiensi masih terletak sesuai dengan nilai ideal yakni antara 80% sampai dengan 95%.