digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Putri Dara Jingga
PUBLIC Open In Flipbook Rita Nurainni, S.I.Pus

Pantai Mapadegat merupakan destinasi wisata bahari unggulan di Kepulauan Mentawai dengan potensi besar untuk rekreasi pantai dan selancar (surfing), namun kajian kesesuaiannya dari kondisi kualitas perairan, aspek keselamatan, kenyamanan, dan dinamika oseanografi masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi perairan Teluk Mapadegat serta mengklasifikasikan kesesuaian kawasan untuk wisata rekreasi pantai dan wisata surfing menggunakan metode Indeks Kesesuaian Wisata (IKW). Pengukuran lapangan dilakukan di sebelas titik pengamatan yang mencakup sembilan stasiun perairan (M1-M6, MB1 MB3) dan dua titik di bibir pantai (Titik 1 dan Titik 2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perairan Teluk Mapadegat memiliki suhu hangat dan stabil (29,0°C –30,2°C), dengan tipe pasang surut campuran condong harian ganda dan tunggang pasut rendah (1,58 m). Efek pendangkalan (shoaling) meningkatkan tinggi gelombang lepas pantai (Hs) pada 0,65-1,85m menjadi gelombang pecah (Hb) pada 0,84-1,51m, Berdasarkan Bilangan Iribarren (Ni) pada 1,50-2,63m, tipe gelombang pecah didominasi oleh kategori Plunging dan Collapsing yang membentuk terowongan air (barrel). Hasil analisis IKW menunjukkan bahwa Pantai Mapadegat tergolong Sesuai untuk rekreasi pantai dengan nilai 93,94% pada Titik 1 dan 84,85% pada Titik 2. Sementara itu, kesesuaian wisata selancar di zona perairan (Stasiun M4) mencapai nilai IKW sebesar 95% (Sesuai). Penelitian ini menunjukkan bahwa adanya zonasi wisata bahari yang saling melengkapi, di mana zona dangkal dekat pantai sangat aman untuk rekreasi dan berenang, sedangkan zona lepas pantai yang lebih dalam sangat potensial sebagai lokasi surfing.