digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Depresi postpartum merupakan kondisi depresi yang terjadi pada wanita pascamelahirkan dalam kurun waktu 4 minggu hingga 6 minggu setelah melahirkan dan dapat berlanjut hingga 6 bulan pascamelahirkan. Kejadian depresi postpartum sendiri di dunia saat ini masih tinggi (13%), berbagai faktor menjadi pemicu munculnya depresi postpartum yang menyebabkan kegagalan diagnosis awal, sehingga diperlukan media untuk deteksi dini dalam mencegah depresi postpartum. Oleh karena itu, NewlyMom dibentuk untuk menjawab permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototipe untuk melakukan skrining awal serta pemberian intervensi dan informasi pencegahan terhadap depresi postpartum pada ibu pascamelahirkan. Penelitian ini dilakukan melalui empat tahap, yaitu analisis kebutuhan, pengembangan prototipe, usability testing dengan metode SUS dan SEQ, serta uji kepuasan menggunakan model SERVQUAL. Berdasarkan hasil kuesioner analisis kebutuhan, terdapat tujuh fitur yang diminati oleh responden, di antaranya fitur pemantauan mood, jurnal harian, edukasi, forum sosial, tombol darurat, konsultasi dengan psikolog/bidan, serta tes skrining dengan EPDS. Hasil usability testing menunjukkan bahwa prototipe saat ini cukup baik dengan rata-rata efektivitas mencapai 88,57% dan rata-rata tingkat efisiensi dalam menyelesaikan suatu tugas tertentu sebesar 0,020 goals/detik. Hasil SEQ menunjukkan prototipe dapat dengan mudah dipahami dengan nilai 6,2 dari 7 dan hasil SUS menunjukkan nilai 82,5 dari 100 sehingga menempatkan prototipe pada kategori excellent (grade A). Kualitas layanan melalui uji SERVQUAL menunjukkan nilai rata-rata ekspektasi 4,46 dengan rata?rata kepuasan 4,4 dari skala 1-5 dengan nilai kesenjangan (gap) sebesar -0,06, menunjukkan bahwa beberapa aspek perlu dilakukan perbaikan. Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa prototipe saat ini sudah layak, efektif, serta mudah digunakan oleh pengguna dalam melakukan skrining serta pemberian intervensi pencegahan terhadap depresi postpartum dengan prioritas perbaikan pada dimensi reliability, assurance, dan empathy.