Abstrak - Juan Hans Cristian Simanjuntak
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Tugas akhir ini bertujuan untuk menganalisis perilaku deformasi dan stabilitas timbunan causeway dan wellpad yang dibangun di atas lapisan tanah lunak, serta merancang alternatif sistem perbaikan tanah, sistem fondasi rig pemboran, dan mengevaluasi pengaruh negative skin friction terhadap kapasitas aksial fondasi.
Metodologi perancangan menggunakan pemodelan numerik PLAXIS 2D untuk analisis stabilitas dan deformasi timbunan, serta RSPile untuk analisis kapasitas lateral fondasi. Pendekatan model material Hardening Soil dan Soft Soil digunakan untuk merepresentasikan perilaku tanah lunak pada analisis numerik. Sistem perbaikan tanah yang dievaluasi meliputi kombinasi cerucuk bambu sepanjang 5 m, matras bambu 3 lapis, dan geotekstil. Sementara itu, perancangan fondasi rig mengacu pada API RP 2A-WSD dengan mempertimbangkan beban operasional serta pengaruh gaya seret negatif akibat konsolidasi tanah lunak.
Hasil analisis menunjukkan bahwa pada area causeway diperoleh alternatif desain timbunan tanpa perbaikan tanah yang tetap memenuhi kriteria stabilitas dengan nilai safety factor sebesar 1,27, lebih besar dari persyaratan minimum sebesar 1,25. Sementara itu, pada area wellpad tetap diperlukan sistem perbaikan tanah menggunakan kombinasi cerucuk bambu, matras bambu, dan geotekstil sehingga seluruh kondisi memenuhi kriteria stabilitas pada tahap operasional dengan nilai SI-4099 Tugas Akhir safety factor mencapai sekitar 1,8. Pada area wellpad yang terdapat fasilitas operasional rig, digunakan fondasi tiang pancang berdiameter 600 mm dengan kedalaman 52 m yang memenuhi persyaratan kapasitas aksial maupun lateral. Penggunaan fondasi juga terbukti mampu mengurangi deformasi akibat beban operasional secara signifikan melalui mekanisme transfer beban ke lapisan tanah yang lebih keras, sementara kapasitas daya dukung izin fondasi tetap memenuhi persyaratan setelah memperhitungkan pengaruh negative skin friction akibat konsolidasi lapisan lempung lunak.
Perpustakaan Digital ITB