2026 Intan Adycha Abstrak
Terbatas Dwi Ary Fuziastuti
» ITB
Terbatas Dwi Ary Fuziastuti
» ITB
Akreditasi perpustakaan merupakan salah satu indikator kualitas penyelenggaraan perpustakaan
yang berperan dalam mendukung peningkatan literasi masyarakat. Meskipun
jumlah perpustakaan di Indonesia terus meningkat, distribusi akreditasi perpustakaan
pada setiap provinsi masih menunjukkan ketimpangan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi pola sebaran profil akreditasi perpustakaan di Indonesia menggunakan
Analisis Korespondensi Sederhana serta menjelaskan pola tersebut menggunakan
indikator penyusun Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dengan metode
Analisis Korespondensi Kanonik. Data yang digunakan merupakan data akreditasi
perpustakaan tahun 2024 yang terdiri atas perpustakaan umum, sekolah, perguruan
tinggi, dan khusus pada 38 provinsi di Indonesia, serta tujuh indikator penyusun IPLM
sebagai variabel lingkungan. Analisis Korespondensi digunakan untuk memvisualisasikan
hubungan antara provinsi dan kategori akreditasi perpustakaan dalam bentuk peta
korespondensi, sedangkan Analisis Korespondensi Kanonik digunakan untuk mengidentifikasi
kemampuan indikator IPLM dalam menjelaskan pola sebaran tersebut. Hasil
Analisis Korespondensi menunjukkan bahwa setiap jenis perpustakaan memiliki pola
sebaran akreditasi yang berbeda antarprovinsi dan penambahan kategori perpustakaan
yang belum terakreditasi memberikan gambaran profil akreditasi yang lebih komprehensif.
Hasil Analisis Korespondensi Kanonik menunjukkan beberapa indikator IPLM
mampu menjelaskan variasi pola sebaran akreditasi perpustakaan seperti pembinaan perpustakaan
sesuai SNP, tingkat ketercukupan koleksi perpustakaan,pemerataan layananan
,serta tingkat kunjungan masyarakat sedangkan indikator lainnya belum menunjukkan
pengaruh yang signifikan secara statistik.
Perpustakaan Digital ITB