digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

2026 Intan Adycha Abstrak
Terbatas Dwi Ary Fuziastuti
» ITB

Akreditasi perpustakaan merupakan salah satu indikator kualitas penyelenggaraan perpustakaan yang berperan dalam mendukung peningkatan literasi masyarakat. Meskipun jumlah perpustakaan di Indonesia terus meningkat, distribusi akreditasi perpustakaan pada setiap provinsi masih menunjukkan ketimpangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola sebaran profil akreditasi perpustakaan di Indonesia menggunakan Analisis Korespondensi Sederhana serta menjelaskan pola tersebut menggunakan indikator penyusun Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dengan metode Analisis Korespondensi Kanonik. Data yang digunakan merupakan data akreditasi perpustakaan tahun 2024 yang terdiri atas perpustakaan umum, sekolah, perguruan tinggi, dan khusus pada 38 provinsi di Indonesia, serta tujuh indikator penyusun IPLM sebagai variabel lingkungan. Analisis Korespondensi digunakan untuk memvisualisasikan hubungan antara provinsi dan kategori akreditasi perpustakaan dalam bentuk peta korespondensi, sedangkan Analisis Korespondensi Kanonik digunakan untuk mengidentifikasi kemampuan indikator IPLM dalam menjelaskan pola sebaran tersebut. Hasil Analisis Korespondensi menunjukkan bahwa setiap jenis perpustakaan memiliki pola sebaran akreditasi yang berbeda antarprovinsi dan penambahan kategori perpustakaan yang belum terakreditasi memberikan gambaran profil akreditasi yang lebih komprehensif. Hasil Analisis Korespondensi Kanonik menunjukkan beberapa indikator IPLM mampu menjelaskan variasi pola sebaran akreditasi perpustakaan seperti pembinaan perpustakaan sesuai SNP, tingkat ketercukupan koleksi perpustakaan,pemerataan layananan ,serta tingkat kunjungan masyarakat sedangkan indikator lainnya belum menunjukkan pengaruh yang signifikan secara statistik.