digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800


BAB 1 Muhammad Alief Bagas Abilowo
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 Muhammad Alief Bagas Abilowo
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 Muhammad Alief Bagas Abilowo
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Muhammad Alief Bagas Abilowo
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 Muhammad Alief Bagas Abilowo
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

PUSTAKA Muhammad Alief Bagas Abilowo
Terbatas  Resti Andriani
» Gedung UPT Perpustakaan

Area front kerja Pit ABC, PT XYZ memiliki lapisan tanah lunak berupa lumpur yang berpotensi mengalami kegagalan daya dukung dan penurunan akibat beban alat berat. Penelitian ini bertujuan menganalisis daya dukung tanah, menghitung penurunan total yang terdiri atas penurunan segera dan konsolidasi primer, membandingkan hasilnya dengan pemodelan semi-analitis Settle3, serta menentukan material backfill overburden yang memenuhi kriteria teknis. Analisis dilakukan pada kondisi tanpa backfill, lima material tunggal A7, A8, A9, A10, dan A12, serta sepuluh pasangan campuran dengan rasio 10–90% terhadap lima alat berat. Pada pasangan M1+M2, rasio menunjukkan proporsi material pertama; sebagai contoh, A7+A8 10% terdiri atas 10% A7 dan 90% A8. Daya dukung dihitung menggunakan metode Terzaghi, sedangkan penurunan total dihitung menggunakan pendekatan Steinbrenner dan teori konsolidasi satu dimensi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi tanpa backfill, A9, dan A12 berstatus overload terhadap seluruh alat berat. Material A7 dan A10 berstatus safe untuk seluruh alat, sedangkan A8 berstatus safe untuk tiga alat gali-muat, critical untuk CAT 785, dan overload untuk Komatsu HD1500-8. Dari 90 skenario campuran, sebanyak 31 skenario memenuhi kriteria daya dukung dan penurunan untuk seluruh alat. Kondisi tanpa backfill menghasilkan penurunan sebesar 140,09–217,51 cm dan berstatus overload terhadap ground clearance seluruh alat. Pada kondisi backfill tunggal, A7, A8, A9, dan A10 memenuhi kriteria penurunan, sedangkan A12 menghasilkan penurunan 78,48–116,23 cm dengan status critical hingga overload. Pemodelan Settle3 pada 16 skenario menghasilkan penurunan 11,95–61,92% lebih besar daripada perhitungan empiris, dengan rata-rata sekitar 46,30%, tetapi menunjukkan kecenderungan peringkat material yang sejalan. Berdasarkan evaluasi gabungan, A7 dan A10 direkomendasikan sebagai backfill tunggal, sedangkan A7+A10 menjadi alternatif campuran utama karena seluruh rasio 10–90% memenuhi kedua kriteria teknis.