Abstrak
Terbatas Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan
PT X adalah perusahaan yang bergerak pada sektor konstruksi pertambangan dan pertambangan
batubara. Saat ini, perusahaan menaruh perhatian untuk menekan angka kecelakaan kerja yang
terjadi. Pada rentang Januari hingga November 2024 terjadi 188 kecelakaan kerja. Pada kategori
Tindakan Tidak Aman (TTA) atau unsafe act, pelanggaran individu menjadi penyebab terbesar
dengan kontribusi mencapai 47%, diikuti oleh keputusan yang tidak tepat sebesar 35%. Selain
itu, angka Accident Frequency Rate (AFR) juga mengalami peningkatan pada periode ini.
Tingginya proporsi Tindakan Tidak Aman (TTA) dan peningkatan AFR menunjukkan celah
pada budaya keselamatan perusahaan. Budaya keselamatan (safety culture) sebagai bagian dari
budaya organisasi aspek yang sangat krusial dalam keberhasilan Sistem Manajemen Kesehatan
dan Keselamatan Kerja (SMK3). Sebagai alternatif untuk memperoleh hasil evaluasi secara
lebih efisien, digunakan metode pengukuran iklim perusahaan terhadap K3 (safety climate)
menggunakan instrumen Nordic Safety Climate Questionnaire (NOSACQ-50). Kuesioner ini
mengukur persepsi pekerja pada tujuh dimensi iklim keselamatan di dua site PT X yakni, site
A dan site B yang memiliki skor audit keselamatan reaktif dan skor AFR yang relatif lebih
tinggi. Distribusi kuesioner dilakukan melalui pengisian kuesioner online. Setelah responden
mengisi kuesioner, dilakukan pengolahan data dengan mengukur skor rata-rata dimensi site
secara keseluruhan dan kelompok pekerja berdasarkan faktor demografi. Pada site A ditemukan
dua dimensi dengan kategori cukup baik yakni, Dimensi 3 dan Dimensi 5. Dimensi 1, Dimensi
2, Dimensi 3 memiliki skor cukup baik pada site B dan Dimensi 5 adalah dimensi kritis dengan
kategori cukup rendah. Dua dimensi yang akan menjadi prioritas utama perbaikan adalah
Dimensi 3 dan Dimensi 5 dengan kelompok pekerja kritis berdasarkan uji statistik adalah
kelompok lama bekerja 3-5 tahun, pekerja lapangan, dan tingkat pendidikan SMA. Berdasarkan
temuan ini dirancang rekomendasi untuk peningkatan Dimensi 3 yakni, mekanisme pelaporan
berbasis just culture. Perbaikan Dimensi 5 dilakukan dengan melalui program safety refresher
training dan Lima Langkah Aman. Pelaksanaan rekomendasi ini ditunjang dengan rekomendasi
komunikasi efektif.
Perpustakaan Digital ITB