Radikal bebas merupakan spesi molekuler sangat reaktif dengan elektron tidak berpasangan yang dapat menyebabkan kerusakan oksidatif sehingga menimbulkan berbagai risiko penyakit. Antioksidan memiliki kemampuan untuk melindungi sel dengan cara menetralkan radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol biji, kulit buah, dan daun kakao (Theobroma cacao L.), menentukan fraksi dengan aktivitas terbaik, menentukan kadar fenol total dan kadar flavonoid total, serta mengetahui korelasi antara kadar fenol total dan flavonoid total terhadap aktivitas antioksidan secara kualitatif dan kuantitatif. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%, sedangkan fraksinasi dengan metode ekstraksi cair-cair menggunakan n-heksana dan etil asetat. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode 2,2-diphenyl-1- picrylhydrazyl (DPPH) dan diukur menggunakan microplate reader, kadar fenol dan flavonoid total ditentukan menggunakan spektrofotometer UV-sinar tampak. Kadar fenol dan flavonoid total tertinggi terkandung pada ekstrak daun, sebesar 31,232 g GAE / 100 g dan 3,361 g QE / 100 g. Ekstrak etanol daun kakao dan fraksi air daun kakao menunjukkan aktivitas antioksidan sangat kuat (IC50 25,144 ?g/mL dan IC50 48,672 ?g/mL). Golongan senyawa yang berperan dalam aktivitas antioksidan biji, kulit buah, dan daun kakao adalah senyawa fenolik, flavonoid, dan steroid/triterpenoid. Analisis korelasi Pearson menunjukkan korelasi kuat hingga sangat kuat antara kadar fenol dan flavonoid dengan aktivitas antioksidan ekstrak.
Perpustakaan Digital ITB