digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Dislipidemia merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit kardiovaskular yang berkaitan erat dengan obesitas melalui akumulasi lipid pada jaringan adiposa. Buah labu siam (Sechium edule) diketahui mengandung senyawa fenolik dan flavonoid yang berpotensi memiliki aktivitas menghambat akumulasi lipid. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aktivitas antidislipidemia ekstrak etanol buah labu siam (EELS) menggunakan model sel adiposit 3T3-L1 secara in vitro. Identifikasi senyawa fenolik dilakukan dengan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT), sedangkan uji viabilitas sel dilakukan menggunakan metode Cell Counting Kit-8 (CCK-8). Aktivitas antidislipidemia dievaluasi melalui penghambatan akumulasi lipid menggunakan pewarnaan Oil Red O dan pengukuran sekresi adipokin (leptin dan adiponektin) menggunakan ELISA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EELS diduga mengandung senyawa flavonoid golongan fenolik yang ditandai dengan nilai Rf 0,40 yang mendekati kuersetin dengan nilai Rf 0,42 serta perubahan warna hijau kehitaman setelah penyemprotan FeCl?. EELS tidak bersifat toksik terhadap sel 3T3-L1 dengan viabilitas sel tetap di atas 90% pada seluruh konsentrasi yang diuji. EELS mampu menurunkan akumulasi lipid selama diferensiasi adiposit dengan nilai akumulasi lipid sebesar 72,12 ± 9,81%; 56,50 ± 5,74%; dan 52,06 ± 5,61% pada konsentrasi 10, 100, dan 1000 ppm. Selain itu, EELS secara signifikan menurunkan kadar leptin menjadi 18,19 ± 3,00; 17,05 ± 4,93; dan 15,97 ± 3,79 pg/mL pada konsentrasi 10, 100, dan 1000 ppm. EELS juga menurunkan kadar adiponektin menjadi 8,90 ± 1,51; 7,93 ± 1,57; dan 6,73 ± 1,69 pg/mL pada konsentrasi yang sama dibandingkan dengan kontrol positif (p<0,05), serta menunjukkan aktivitas penghambatan adipogenesis yang sebanding dengan simvastatin. Berdasarkan hasil tersebut, EELS berpotensi dikembangkan sebagai kandidat antidislipidemia melalui mekanisme penghambatan adipogenesis yang ditandai dengan penurunan akumulasi lipid dan penghambatan pelepasan adipokin yang berhubungan dengan proses diferensiasi sel adiposit 3T3-L1.