Abstrak - Muhammad Rizki Akhniar
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan
Area distribusi dan karakteristik habitat spesifik Tupaia hypochrysa Thomas, 1895 belum
diketahui secara pasti sejak pemisahannya dari Tupaia glis Diard, 1920. Dalam penelitian
sebelumnya, tercatat keberadaan Tupaia cf. hypochrysa di kawasan geotermal Taman
Wisata Alam (TWA) Kawah Kamojang, Jawa Barat berdasarkan observasi morfologi
lapangan tanpa integrasi data morfometri. Oleh karena itu, dilakukan penelitian ini untuk
menentukan afinitas morfometri Tupaia di kawasan geotermal TWA Kawah Kamojang.
Penelitian dilakukan sejak Februari hingga Juli 2026 dengan pemasangan masing-masing
20 perangkap kandang (cage trap) selama 18 Mei – 30 Juni pada 3 stasiun (area camping
ground Jungle Camp Kamojang, hutan wisata D’Glorius Crater Kamojang, dan hutan nonpemanfaatan)
dengan umpan pisang matang selama 20 hari. Perangkap jebak dipasang pada
ketinggian 1,5 meter dengan jarak 15 meter satu sama lain mengikuti kontur serta
availabilitas pohon. Didapatkan 6 spesimen Tupaia yang kemudian dipreservasi kering dan
diukur 13 nilai morfometri kranial serta 8 rasionya berdasarkan Endo et al. (2003) dan
Sargis et al. (2013) menggunakan jangka sorong digital sebanyak 3 kali. Dievaluasi
konsistensi pengukuran dengan repeatability test, diperkecil variansi antarkarakter dengan
transformasi logaritmik, dikelompokan data dengan Principal Component Analysis (PCA),
dan divisualisasi pola shape and size dengan diagram Simpson’s Log-Ratio. Nilai Intraclass
Correlation Coefficient (ICC) hasil repeatability test menunjukan pengukuran berkategori
baik. PCA menunjukan spesimen lapangan cenderung mengelompok dengan Tupaia
javanica Horsfield, 1822 dibanding T. glis dan T. hypochrysa. Afinitas shape and size
spesimen lapangan juga konsisten terhadap T. javanica berdasarkan diagram Simpson’s
Log-Ratio, terlepas dari spesies referensi yang digunakan sebagai baseline. Temuan ini
mengindikasikan seluruh spesimen lapangan sebagai Tupaia cf. javanica, meskipun tidak
sepenuhnya identik dengan referensi akibat tingginya variasi intraspesifik Tupaia. Temuan
ini belum dapat mengonfirmasi keberadaan T. hypochrysa di kawasan geotermal TWA
Kawah Kamojang, namun juga belum dapat menolak potensi keberadaannya. Karena itu,
dibutuhkan integrasi data morfometri dalam identifikasi spesies spesimen lapangan Tupaia.
Perpustakaan Digital ITB