digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak
Terbatas  Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan

PT Dirgantara Indonesia (PTDI), BUMN aerospace di Asia, merupakan perusahaan dengan kompetensi inti dalam pembuatan komponen pesawat. Saat ini, PTDI mengalami prediksi overload pada lini dural sebesar 210% di 2024 dan 400% di 2025 akibat terdapat beberapa proyek potensial yang akan masuk ke PTDI, yaitu 5 CN 235, 6 NC 212i, 10 N219, Rafale component, wing and tail component, dan A321 flap system. Oleh karena itu, perlu dilakukan peningkatan produktivitas lini dural melalui pengimplementasian sistem otomasi di dalamnya. Penelitian sebelumnya telah mengembangkan sistem otomasi pencelupan hanger. Akan tetapi, sistem otomasi tersebut masih bersifat heuristik dengan banyak relaksasi. Penelitian ini berusaha untuk mengembangkan sistem penjadwalan optimal dari pencelupan hanger dan sistem otomasi yang mampu mengeksekusi jadwal tersebut. Pengembangan dilakukan dengan menggunakan metodologi Prototype for X yang terdiri dari tiga tahap, yaitu frame, build, dan test. Penelitian ini menghasilkan tiga keluaran utama, yaitu sistem penjadwalan yang berbasis terminal Python dan sistem otomasi berbentuk pemrograman PLC, rancangan arsitektur sistem, dan prototipe lini dural yang telah terpasang sistem ini. Pengujian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu untuk melakukan pencelupan hanger dalam rentang minimum dan maksimum lama pencelupan dengan peningkatan 38,93% dibandingkan sistem otomasi existing. Integrasi kedua sistem dapat dilakukan dengan smooth dengan respons time dan memori sebesar 0,56 detik dan 0,014 MB. Implementasi sistem yang telah dikembangkan memiliki manfaat positif bagi PTDI, seperti peningkatan kualitas part, minimasi flowtime, dan peningkatan indeks INDI 4.0 PTDI menjadi 3,5. Hal tersebut menunjukkan bahwa implementasi sistem yang dikembangkan dapat meningkatkan produktivitas dari lini dural PTDI dan mendukung rencana proyek potensial yang masuk.