digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - MUHAMMAD KAISAR DIANDRA
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Masifnya pembangunan telah menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan. Menurut Kementerian PUPR (2020) secara global, bangunan gedung menggunakan 40% energi dan 12% persediaan air tawar,yang berkontribusi terhadap 30% emisi gas rumah kaca yang dipercaya sebagai penyebab pemanasan global. Green Building menjadi solusi yang muncul sebagai tanggapan terhadap tantangan ini dengan dapat mengurangi konsumsi energi sebesar 25%, penggunaan air sebesar 40%, emisi CO2 36%, dan limbah padat sebesar 70% dibandingkan dengan bangunan konvensional. Akan tetapi, implementasi teknologi Green Building menghadapi berbagai permasalahan dari faktor internal maupun eksternal dilihat dari minimnya implementasi teknologi tersebut. Untuk itu, sebagai langkah dalam meningkatkan implementasi teknologi Green Building di Indonesia, dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi faktor penghambat yang memengaruhi adopsi konsep Green Building serta melakukan evaluasi dan strategi untuk menjawab permasalahan yang ada. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan cara kajian literatur, kuesioner, observasi, dan wawancara. Selanjutnya dilakukan analisis deskriptif dan analisis SWOT untuk merumuskan strategi peningkatan penerapan Green Building. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan yang sangat berpengaruh menjadi faktor penghambat yaitu variabel dengan kode X4, X1, dan X3 untuk faktor internal serta Y4, Y1, dan Y7 untuk faktor eksternal.