digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Thomas Andre Maris Widagdo.pdf
PUBLIC Devi Septia Nurul

COVER THOMAS ANDRE MARIS WIDAGDO
PUBLIC Devi Septia Nurul

BAB1 THOMAS ANDRE MARIS WIDAGDO
PUBLIC Devi Septia Nurul

BAB2 THOMAS ANDRE MARIS WIDAGDO
PUBLIC Devi Septia Nurul

BAB3 THOMAS ANDRE MARIS WIDAGDO
PUBLIC Devi Septia Nurul

BAB4 THOMAS ANDRE MARIS WIDAGDO
PUBLIC Devi Septia Nurul

BAB5 THOMAS ANDRE MARIS WIDAGDO
PUBLIC Devi Septia Nurul

PUSTAKA THOMAS ANDRE MARIS WIDAGDO
PUBLIC Devi Septia Nurul

Gunung Api Lamongan merupakan salah satu gunung api yang unik di dunia. Dari berbagai penelitian yang telah dipublikasikan, gunung api ini termasuk ke dalam tipe Monogenetic Volcanic Field (MVF) berdasarkan kompleksitas magma, batuan, dan titik letusannya. Sebuah MVF umumnya membutuhkan fenomena penipisan kerak bumi, sehingga magma dari mantel bumi yang umumnya bersifat basa dapat menembus dan meletus di permukaan. Penelitian ini menggunakan data satelit magnetik-gravitasi yang bertujuan untuk memodelkan bawah permukaan Gunungapi Lamongan dan sekitarnya untuk mengetahui kedalaman fenomena penipisan kerak bumi. Pemodelan vertikal dari kedua metode tersebut memberikan informasi ketebalan kerak bumi sebesar 20-30 km dengan suseptibilitas dan densitas kerak bumi masing-masing sebesar 0,00081 dan 2,7 gr/cc. Sementara itu, suseptibilitas dan densitas mantel bumi adalah 0,00054 dan 2,9 gr/cc. Jadi, kedalaman diskontinuitas Mohorovic di bawah LVF yang dianggap sebagai penipisan kerak bumi adalah 20 km.