digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

2024 TA PP NURADIVA ADARANINGRUM PRABANDARU 1.pdf
Terbatas  Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

Sesar Lembang adalah sesar aktif sepanjang 29 km yang memisahkan Pegunungan Bandung Utara dari Dataran Lembang di Jawa Barat, Indonesia. Studi menunjukkan bahwa sesar ini pernah menyebabkan gempa bumi beratus-ratus tahun lalu dan berpotensi memicu gempa bumi berkekuatan 7,0 magnitudo dengan interval kejadian 170-670 tahun. Dampak dari aktivitas sesar tersebut dapat mengancam keamanan wilayah Cekungan Bandung. Meski demikian, belum ada peraturan yang mengatur pembangunan di sekitar sesar di Indonesia, sehingga masih banyak pembangunan di wilayah rawan bencana. Terlebih, pengetahuan akan Sesar Lembang dan kegempaan ini belum disadari oleh banyak masyarakat Cekungan Bandung. Penelitian dan pengambilan data mengenai Sesar Lembang pada wilayah Cekungan Bandung bertujuan untuk menghasilkan konsep perancangan museum yang edukatif. Dalam perancangannya, digunakan pendekatan analogi untuk menciptakan sebuah museum interaktif dan imersif yang mampu memberikan pengalaman nyata yang tidak dapat diungkapkan melalui display dua dimensi seperti pada museum biasa. Pendekatan tersebut memiliki potensi untuk memikat minat masyarakat dalam kegiatan rekreasi edukatif, karena pengunjung dapat terlibat aktif dalam proses pembelajaran dan lebih tertarik untuk menjelajahi koleksi yang dipamerkan. Konsep utama yang dihasilkan dari pendekatan ini adalah pembagian Sesar Lembang menjadi tiga zaman: Masa Lalu, Masa Kini, dan Masa Depan. Pengelompokkan ini ditujukan untuk mencakup materi tentang proses pembentukan geologis, teknologi terkini terkait dengan gempa bumi, ilustrasi dampak gempa di masa depan, serta langkah-langkah mitigasi yang dapat diambil. Dengan menyajikan materi dalam tiga zaman ini, diharapkan pengunjung akan mendapatkan kesadaran tentang potensi bencana gempa bumi dari Sesar Lembang pengalaman yang lebih mendalam serta pentingnya persiapan dan tindakan mitigasi untuk menghadapinya.