digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

2024 TA PP RILLO PAMBUDI LIANO 1.pdf
Terbatas  Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

Sarana maupun prasarana yang menunjang dibutuhkan semua orang untuk beraktivitas, namun tidak semua orang dapat melakukan aktivitasnya tanpa hambatan karena mengalami kondisi tertentu yang membatasi mereka dalam bermobilitas seperti kondisi gangguan berjalan. Para penderita gangguan berjalan membutuhkan sarana tambahan sebagai alat mobilitas mereka. Beberapa kondisi menyebabkan tidak semua disabilitas berjalan bisa diatasi dengan prostetik dan harus menggunakan kursi roda. Namun nyatanya, alat bantu kursi roda ini memiliki banyak keterbatasan bagi mereka yang hidup di lingkungan dengan kondisi non-inklusif, selain itu terbatasnya pilihan jenis kursi roda yang terjangkau di Indonesia menjadi penyebab banyaknya disabilitas tidak dapat memperoleh alat yang sudah demikian canggih di luar negeri. Dalam penelitian ini penulis menggunakan tinjauan pustaka mengenai gangguan berjalan beserta kebutuhannya dan membandingkannya dengan kondisi di lapangan. Dari penelitian yang dilakukan penulis, akses yang tidak mendukung penyandang disabilitas cukup umum dijumpai pada kota-kota dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi, seperti akses jalan yang sempit, kontur tanah dan bangunan yang tidak landai, dan akses jalan yang terjal. Salah satu solusi yang menjadi tujuan penelitian ini adalah mengembangkan alat yang lebih sesuai untuk digunakan pada di lingkungan tersebut sebagaimana alat mobilisasi seharusnya didesain sesuai peruntukannya. Hasil dari penelitian ini adalah rancangan alat mobilisasi yang diharapkan lebih sesuai dengan kebutuhan penggunanya sehingga disabilitas dapat lebih optimal dalam melakukan aktivitas sehari-hari.