digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

13519209_Wilson Tandya.pdf
Terbatas  Dessy Rondang Monaomi
» Gedung UPT Perpustakaan

Seiring meningkatnya popularitas penggunaan basis data NoSQL berorientasi dokumen, muncul kebutuhan untuk melakukan migrasi dari basis data relasional ke basis data NoSQL berorientasi dokumen. Salah satu keunggulan utama dari basis data NoSQL berorientasi dokumen adalah kemampuan untuk melakukan embedding dan referencing . Penelitian Stanescu dkk. (2016) membuat algoritma migrasi dari basis data relasional MySQL ke basis data NoSQL MongoDB yang menggunakan metadata basis data relasional. Namun, algoritma yang dikembangkan sepenuhnya bergantung pada apakah tabel memiliki foreign key dan/atau di- refer oleh tabel lain. Hal tersebut dapat menyebabkan kurang optimalnya pemetaan model hasil migrasi. Mengingat bahwa migrasi sebuah basis data hanya dilakukan pada sebuah basis data yang sudah pernah atau sedang digunakan, konsep workload information yang digunakan pada penelitian Lima dan Mello (2015) dapat diadaptasi untuk menerapkan model pemetaan yang lebih baik. Pada tugas akhir ini dikembangkan sebuah algoritma migrasi basis data relasional ke basis data NoSQL berorientasi dokumen dengan memanfaatkan information workload untuk menentukan pemodelan data embedding dan referencing . Algoritma terdiri dari dua bagian, yaitu algoritma konversi skema yang menghasilkan skema basis data NoSQL berorientasi dokumen dan algoritma mapping data yang menghasilkan file JSON. Algoritma yang dibangun juga menambahkan urutan evaluasi tabel untuk melengkapi algoritma migrasi basis data hasil penelitian Stanescu dkk. (2016). Hasil pengujian migrasi dari basis data relasional MySQL ke basis data NoSQL berorientasi dokumen MongoDB dengan menggunakan algoritma yang dikembangkan dalam tugas akhir ini menunjukkan bahwa basis data MongoDB yang dihasilkan memiliki kinerja lebih baik dibandingkan dengan algoritma hasil penelitian Stanescu dkk. (2016) dalam seluruh aspek yang diuji, kecuali pada kasus pembacaan dokumen yang di- embed pada sebuah collection pada basis data relasional yang memiliki frekuensi akses read yang tinggi.