digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800


COVER_Holandres Hasoloan Nainggolan.pdf
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB I_Holandres Hasoloan Nainggolan.pdf
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB II_Holandres Hasoloan Nainggolan.pdf
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB III_Holandres Hasoloan Nainggolan.pdf
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB IV_Holandres Hasoloan Nainggolan.pdf
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB V_Holandres Hasoloan Nainggolan.pdf
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

PUSTAKA Holandres Hasoloan Nainggolan
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

LAMPIRAN_Holandres Hasoloan Nainggolan.pdf
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Pichia sp. merupakan ragi yang dapat digunakan sebagai inokulum dalam fermentasi makanan, seperti pada industri anggur dan kopi. Oleh sebab itu diperlukan produksi biomassa ragi Pichia sp. dalam skala besar yang ekonomis. Sumber nutrisi utama dalam produksi biomassa adalah karbon dan nitrogen, karena berkorelasi langsung dengan pertumbuhan ragi. Sumber karbon organik (molase, sukrosa, dan dekstrosa) dan nitrogen inorganik (amonium), dengan rasio C/N yang sesuai dan didukung mikronutrien (mineral dan logam), telah diketahui dapat meningkatkan pertumbuhan ragi dengan biaya yang relatif lebih murah dibandingkan media sintetik lab grade. Penelitian ini bertujuan untuk menyeleksi sumber karbon dan nitrogen, dan menentukan konsentrasi optimum dari sumber karbon dan nitrogen terpilih untuk pertumbuhan Pichia sp. Kultivasi ragi telah dilakukan dalam volume kerja 100 mL, pH 6, 150 rpm, 30oC, n=3. Perbandingan profil pertumbuhan dicatat setiap 4 jam selama 48 jam, dengan melihat laju pertumbuhan spesifik dan jumlah biomassa. Sumber karbon dan nitrogen dipilih dengan membandingkan laju pertumbuhan dan biomassa Pichia sp. dalam variasi karbon (molase, sukrosa, dan dekstrosa) dan nitrogen (NH4Cl, NH4NO3, (NH4)H2PO4, NH5CO3, (NH4)2SO4) dengan metode one-factor-at-a-time (OFAT). Hasil pengujian menunjukkan molase (0,016±0,001 jam-1; log 8,035±0.01 sel/mL) dan (NH4)H2PO4 (0,019±0,001 jam-1, log 7,936±0,228 sel/mL) merupakan sumber karbon dan nitrogen yang menghasilkan laju pertumbuhan dan biomassa tertinggi, sehingga dilanjutkan proses optimasi dengan metode respon permukaan (RSM). Optimasi konsentrasi dilakukan dengan membandingkan laju pertumbuhan spesifik dan biomassa Pichia sp. dalam rentang konsentrasi 33,5 – 67 g/L molase dan 4,5 – 9 g/L (NH4)H2PO4, yang dirancang dengan Central Composite Experiment Design (CCD). Berdasarkan penelitian ini, didapatkan bahwa konsentrasi molase dan (NH4)H2PO4 optimum untuk pertumbuhan Pichia sp. adalah 66,67 g/L dan 7,17 g/L dengan respon laju pertumbuhan spesifik 0,036±0,001 jam-1 dan biomassa log 8,188±0,034 sel/mL.